SUARA SUMEDANG – Lanjutan BRI Liga 1 pekan keempat Persebaya Surabaya hanya mampu main imbang saat bertemu RANS Nusantara FC.
Duel Persebaya Surabaya vs RANS Nusantara FC telah digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (23/7/2023).
Anak Asuh Aji Santoso dalam awal babak pertama mampu tampil dominan, tepat menit ke-25 Kadek Raditya mampu jebol gawang klub milik Raffi Ahmad.
RANS Nusantara justru bangkit hingga membalikkan keadaan dengan membobol gawang Ernando Ari sebanyak dua kali.
Dua gol tersebut dicetak oleh Tavinho dan juga Abdul Rahman, hingga babak pertama usai.
Anak asuh Aji Santoso akhirnya baru bisa menyamakan kedudukan melalui gol Paulo Victor hingga tim berjuluk Bajol Ijo mampu menyamakan kedudukan 2-2 hingga akhir laga.
Hasil tersebut, membuat Aji Santoso kecewa lantaran target tiga poin penuh tidak bisa diraih.
Menurut eks pelatih Timnas Indonesia ini menuturkan jika hasil tersebut tidak terlepas lantaran performa lini belakang.
"Kembali lagi koordinasi pemain belakang menjadi masalah," kata pelatih kelahiran Malang.
Baca Juga: Inisiatif Energi Hijau SIG di Semen Tonasa Diapresiasi di Ajang Energy Management Leadership 2023
Ia kemudian menyorot lini belakang bagian kiri yang ditinggal oleh Reva menjadi titik lemah skuad Persebaya.
"Terutama di samping kiri memang dengan tidak adanya Reva, baru pertama kali si Salman main," lanjutnya
"Gol pertama dan kedua itu terlalu mudah," pungkas Aji Santoso.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Setelah Affan Kurniawan, Pelajar Ini Menyusul Gugur di Tangan Aparat: Kapan Trauma Ini Berakhir?
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Kritik Dibungkam atas Nama HAM: Salahkah Rakyat Menentang MBG?
-
Tren Pelihara Kucing Makin Naik, Nutrisi Anabul Jadi Perhatian Utama
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Suami Dwi Sasetyaningtyas Diprediksi Habiskan Uang LPDP Hampir Rp6 Miliar!
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Apakah Makan dan Minum Membatalkan Wudhu? Simak Penjelasan Hukum Fiqihnya
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar
-
THR ASN, PPPK, Polisi dan TNI Cair Kapan? Ini Penjelasannya