SUARA SUMEDANG - Di era perkembangan teknologi, pencari kerja semakin mudah untuk menemukan informasi dan melamar pekerjaan.
Namun, perkembangan teknologi juga tidak jarang disalahgunakan untuk melakukan kejahatan, seperti penipuan.
Oknum jahat ini, memanfaatkan teknologi dan seringkali menyasar pencari kerja.
Bagi pencari kerja, agar terhindar dari penipuan lowongan kerja. Berikut ini ada tips yang bisa dilakukan.
1. Menjaga Informasi Pribadi
Perusahaan yang tertarik merekrut, akan menghubungi secara resmi baik melalui email atau telepon untuk menentukan jadwal wawancara.
Selain itu, perusahaan juga akan memberikan alamat lengkat serta nama HRD yang bisa dihubungi.
Pencari kerja mesti curiga, jika mendapat kabar diterima kerja serta langsung meminta data diri secara online, seperti KTP, Nomor rekening dsb.
Sebab, pendataan diri seharusnya dilakukan disaat sesi wawancara berlangsung. Jadi jangan menerima tawaran pekerjaan tanpa proses wawancara langsung dan informasi yang jelas.
Baca Juga: Link Download Sigmax Apk 2023 Android Game Mirip FF, Begini Tampilan Update Terbarunya
2. Hubungi Perusahaan
Jika mendapat panggilan kerja, yang bisa dilakukan untuk memastikan ialah menghubungi perusahaan terkait.
Bandingkan informasi yang diterima dari pemanggilan wawancara dengan keterangan dari perusahaan.
Apabila berbeda, bisa dipastikan indikasi tindakan penipuan.
3. Meminta untuk Membayar
Hal ini mesti diperhatikan, jika ada perusahaan yang meminta sejumlah bayaran dengan alasan administrasi, psikotes serta biaya-biaya yang tidak logis lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta