/
Rabu, 02 Agustus 2023 | 15:30 WIB
Ilustrasi penipuan lowongan kerja. (Pixabay/geralt.)

SUARA SUMEDANG - Di era perkembangan teknologi, pencari kerja semakin mudah untuk menemukan informasi dan melamar pekerjaan.

Namun, perkembangan teknologi juga tidak jarang disalahgunakan untuk melakukan kejahatan, seperti penipuan.

Oknum jahat ini, memanfaatkan teknologi dan seringkali menyasar pencari kerja.

Bagi pencari kerja, agar terhindar dari penipuan lowongan kerja. Berikut ini ada tips yang bisa dilakukan.

1. Menjaga Informasi Pribadi

Perusahaan yang tertarik merekrut, akan menghubungi secara resmi baik melalui email atau telepon untuk menentukan jadwal wawancara.

Selain itu, perusahaan juga akan memberikan alamat lengkat serta nama HRD yang bisa dihubungi.

Pencari kerja mesti curiga, jika mendapat kabar diterima kerja serta langsung meminta data diri secara online, seperti KTP, Nomor rekening dsb.

Sebab, pendataan diri seharusnya dilakukan disaat sesi wawancara berlangsung. Jadi jangan menerima tawaran pekerjaan tanpa proses wawancara langsung dan informasi yang jelas.

Baca Juga: Link Download Sigmax Apk 2023 Android Game Mirip FF, Begini Tampilan Update Terbarunya

2. Hubungi Perusahaan

Jika mendapat panggilan kerja, yang bisa dilakukan untuk memastikan ialah menghubungi perusahaan terkait.

Bandingkan informasi yang diterima dari pemanggilan wawancara dengan keterangan dari perusahaan.

Apabila berbeda, bisa dipastikan indikasi tindakan penipuan.

3. Meminta untuk Membayar

Hal ini mesti diperhatikan, jika ada perusahaan yang meminta sejumlah bayaran dengan alasan administrasi, psikotes serta biaya-biaya yang tidak logis lainnya.

Load More