SUARA SUMEDANG-Polisi di Probolinggo, Jawa Timur, telah menetapkan seorang wedding planner berinisial AW (41 tahun), warga Lumajang, sebagai tersangka kebakaran Padang Savana,Bukit Teletubbies, Gunung Bromo yang terjadi pada Rabu, 6 September 2023.
Selain itu menurut Kepolisian ada 5 orang yang wajib lapor termasuk calon pengantin.
Kebenaran baru yang terungkap, para rombongan foto prewedding ini menipu petugas keamanan di Balai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS). Mereka masuk dan membeli tiket secara online dan berpura-pura sedang melakukan perjalanan.
Sebuah prewedding dengan ide di padang savana itu ternyata masih belum memiliki izin masuk kawasan konservasi (Simaksi). Sedangkan sesuai aturan, kawasan konservasi untuk tujuan komersial harus memiliki Simaksi.
“Mereka datang sebagai wisatawan dengan membeli tiket secara online,” Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) Septi Eka Wardhani. Mereka tidak memberi tahu agen kami bahwa mereka ingin mengadakan foto untuk keperluan prewedding”.
Septi mengatakan untuk mendapatkan lisensi Simaksi sangatlah mudah. Kunjungi saja kantor TNBTS di Malang atau kantor divisi di beberapa daerah. Untuk kegiatan prewedding, izin Simaksi dikenakan biaya Rp 250.000.
"Jadi memang dibutuhkan kejujuran agar risiko-risiko bisa diminimalisir. Untuk mengurus Simaksi bisa langsung datang ke Kantor kami di Malang atau di kantor-kantor seksi kami," kata Septi.
Akibat kejadian prewedding tersebut, seluruh tempat wisata di Gunung Bromo sudah ditutup mulai Rabu 6 September 2023 pukul 22:00 WIB. Mereka secara khusus mengimbau pengunjung untuk tidak menyalakan api, petasan, suar dan sejenisnya untuk meminimalisir kemungkinan terulangnya kebakaran.
Saat ini akibat dari kebakaran tersebut, melihat status kebakaran Gunung Bromo saat ini, telah menyisakan titik api di kawasan Watangan. Lokasinya yang berada di sebelah Bukit Teletubbies sempat terbakar akibat suar yang digunakan calon pengantin saat mengambil foto prewedding.
Baca Juga: 5 Fakta Unik dan Menarik Waduk Jatigede Sumedang, Salah Satunya Makam Leluhur
Lokasinya menuruni bukit dengan kemiringan yang cukup curam. Septi mengatakan, “Namun saat ini tim TNBTS dan tim gabungan terus berupaya mengendalikan dan mengatasi pemadaman listrik di lokasi tersebut”.
Kapolres Probolinggo, Kompol Wisnu Wardhana mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, kebakaran di Bukit Teletubbies disebabkan oleh lima buah suar yang meledak saat dinyalakan. Tersangka menggunakan flare untuk mempercantik foto pernikahan.(*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
-
Mandipping hingga Musik Klasik 24 Jam: Menyusuri Jejak Ayam Krispy McD di Padahanten Farm
-
3 Zodiak Ini Diprediksi Ketiban Hoki Besar pada 9 Agustus 2026
-
Kontradiksi Simbolik: Merayakan Kemerdekaan dengan Cara yang Masih Feodal
-
4 Shio yang Diprediksi Paling Hoki Hari Ini 9 Agustus 2026, Masa Sulit Berakhir
-
Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik