SUARA SUMEDANG – Persija Jakarta dalam laga lanjutan BRI Liga 1 pekan ke -13 tak mampu tekuk Bali United.
Padahal Persija Jakarta dalam laga tersebut unggul pemain, sayang Macan Kemayoran tak bisa memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.
Pertandingan yang digelar di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Persija Jakarta vs Bali United berkesudahan dengan skor yang sama 1-1.
Sontak banyak para suporter Macan Kemayoran dibuat meradang, banyak diantara Jakmania yang tak puas dengan performa pemain.
Banyak diantara Jakmania menganggap jika hasil seri saat lawan Serdatu Tridatu dianggap kalah, lantaran tampil di kandang tak dapat poin penuh dengan keunggulan jumlah pemain.
Ada juga Jakmania yang menganggap jika para pemain masih kurang, terutama yang disorot lini serang Persija.
"Tidak dipungkiri bro bermain tanpa striker itu ada kekurangannya. Gelandang, winger, dan false nine sudah bagus sekalipun tanpa striker pasti ada kurangnya. Kritik profesional gue ke manajemen karena tidak serius cari striker dan terkesan menggampangkan," kata pemilik akun @panduwo dilansir dari kolom komentar unggahan Instagram Persija Jakarta.
Kemudian ada juga yang menyarankan untuk membajak pemain asing Persebaya Surabaya, Zevalente.
"Ayo rekrut @zevalente.10 sebagai kreator serangan dan kembalikan lagi @abdulla_yusuf_"komentar akun @kurniawansmart88.(*)
Baca Juga: Timnya Gagal Lolos ke 16 Besar Asian Games 2022, Media Vietnam Sindir Timnas Indonesia U-24
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik