Kanitreskrim Polsek Kenjeran, AKP Soeryadi membenarkan kejadian ini.
Korban pembacokan ini adalah seorang pria yang Bernama Abdul Bari berumur 43 warga Jalan Simolawang Barang Gang I/II, kota Surabaya.
AKP Soeryadi juga menambahkan peristiwa ini diduga dipicu oleh perebutan stand.
Menurut keterangan yang diperoleh dari warga, korban sudah cekcok sejak awal di seputaran THP (Taman Hiburan Pantai) Kenjeran dengan saudaranya masalah utang piutang.
Pelaku yang juga merupakan keponakan dari korban tidak terima ibunya ditagih utang. Pelaku merupakan anak dari kakak korban.
Ibu pelaku ditagih utang tapi belum bisa membayar. Akhirnya pelaku terus mencari korban.
Karena tidak terima, pelaku yang masih bersaudara dengan korban yang sudah membawa senjata tajam kemudian membacok tangan sebelah kiri korban hingga mengeluarkan banyak darah.
Kejadian keponakan bacok pamannya sendiri ini dilakukan di area parkiran THP Kenjeran. Dari situ kemudian korban melaporkannya ke polisi.
Saat ini kasusnya masih dilakukan penyelidikan oleh Polsek Kenjeran. Pihaknya juga sedang memeriksa sejumlah saksi yang meliha peristiwa ini.
Baca Juga: Tips Menjaga Kilap Mobil Lebih Tahan Lama
Selain itu juga perlu mencari kemungkinan CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
“Ada beberapa saksi yang diperiksa. Kemungkinan karena konflik social. Nau mini baru dugaan, masih akan terus didalami,” Jelas AKP Soeryadi.
Hingga saat ini selain masih meukan pendalaman kasus, pihaknya juga masih mencari keberadaan pelaku. Sedangkan korban sudah dibawa dan dirawat di RSU dr. Soetomo Surabaya.
“Anggota di lapangan masih mencari tempat tinggal dari pelaku, karena pelaku dan ibunya sudah pindah,” kata AKP Soeryadi.
Polisi masih menunggu laporan dari pihak keluarga korban karena hingga Kamis (8/9/2022) sore pihak keluarga masih belum mendatangi Mapolsek Kenjeran.
“Keluarganya tadi sudah di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saya arahkan ke Polsek tapi masih mengurusi korbana,” imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan