Kenaikan harga BBM berbuntut pada penyesuaian tarif angkot terbaru yang baru saja disepakati beberapa waktu lalu. Dinas Perhubungan Surabaya menargetkan Peraturan Wali kota (Perwali) mengenai kenaikan tarif angkot ini dapat diselesaikan pada bulan Oktober.
Kepala bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Sunoto memaparkan hasil rapat sesuai usulan Organda Surabaya bahwa tarif angkot baru yang semula Rp5.000 akan naik menjadi Rp.6.500 per 15 kilometer.
Kenaikan tarif angkot tersebut didasarkan pada perhitungan biaya operasional kendaraan. Menurut Sunoto, besarnya kenaikan tarif angkot yang diusulkan oleh Organda Surabaya masih dalam tahap wajar.
Sebelumnya, tarif angkot diatur dalam Perwali Nomor 76 Tahun 2014 dan belum mengalami perubahan karena harga BBM naik turun. Sedangkan saat ini, kenaikan harga BBM terbilang signifikan sebanyak 31,5 persen, sehingga perlu adanya Perwali baru.
Perubahan Perwali tersebut ditargetkan bisa diterapkan secara resmi mulai awal bulan Oktober mendatang. Kendati demikian, pada praktiknya sudah ada beberapa sopir angkot yang menaikkan tarif karena sudah terdampak kenaikan harga BBM.
Sonhaji selaku Ketua DPC Organda Surabaya juga mendesak supaya kebijakan mengenai penyesuaian tarif angkot tersebut bisa segera diterapkan. Organda Surabaya sendiri mulai mengusulkan kenaikan tarif angkit semenjak kenaikan harga BBM,.
Kebijakan penyesuaian tarif angkot ini harus diambil agar angkutan kota Surabaya tetap bisa berjalan. Apalagi sebelumnya angkot sudah mulai sepi karena terdampak pandemi. Apabila tidak ada penyesuaian tarif pasca kenaikan harga BBM, maka angkot bisa terancam punah.
Berita Terkait
-
Berserakan di Patung Kuda, Demo Tolak Kenaikan BBM di Dekat Istana Kemarin Tinggalkan 2 Ton Sampah
-
Tarif Angkot Padang Tunggu Paripurna DPRD, Dishub Padang Sebut YLKI dan Organda Sepakat Soal Angka Kenaikan Ongkos
-
Kecewa Tak Ditemui Jokowi, KASBI dan Mahasiswa Ancam Bakal Demo Besar-besaran 27 September
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Wajib Tahu! 9 Sumber Pembiayaan Alternatif Dibuka Kemendagri untuk Pendapatan Daerah
-
Jadwal Pengisi Ceramah Tarawih di Masjid Kampus UGM, Akhir Pekan Ada Menkeu Purbaya
-
Drama Hari Pertama Anak Rizky Billar dan Lesti Kejora Jalani Puasa
-
Taecyeon 2PM Dikabarkan Akan Menikah Bulan April, Agensi Beri Tanggapan
-
Ma'ruf Amin: Jujur, Ekonomi Syariah Belum Jadi Budaya
-
4 Cara Cek Skincare Aman BPOM, Pastikan Produk Legal dan Bebas Bahan Berbahaya!
-
John Herdman Langsung Dapat Tantangan dari PSSI Jelang FIFA Series 2026
-
Soal PT 7 Persen, Titi Anggraini: Ambang Batas Fraksi Lebih Adil Bagi Suara Rakyat
-
Tradisi Berbagi THR Mulai Geser ke Ranah Digital
-
Daftar Kode Redeem Fish It Roblox Februari 2026 dan Cara Klaim Hadiahnya