/
Sabtu, 01 Oktober 2022 | 17:00 WIB
Ilustrasi BBM (Unplash)

Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak non subsidi yang diberlakukan mulai dari 1 Oktober 2022 hari ini. menurut pernyataan Irto Ginting selaku Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, penyesuaian kembali harga ini dilakukan berdasarkan evaluasi berkala.

Harga BBM non subsidi terus disesuaikan berdasarkan tren tarif rata-rata publikasi minyak, yaitu Mean of Platts Singapore (MOPS).

Saat ini harga BBM jenis Pertamax yang semula Rp.14.500 per liter turun menjadi Rp.13.900 per liter untuk kawasan DKI Jakarta. Selain itu, Pertamax Turbo yang awalnya Rp.15.900 juga diturunkan menjadi Rp.14.950 per liter.

Namun, BBM jenis Dexlite malah naik dari Rp.17.100 menjadi Rp.17.800 per liter. Harga tersebut berlaku untuk wilayah kawasan DKI Jakarta. Selain itu, terdapat perbedaan harga BBM non subsidi di beberapa wilayah yang ada di Indonesia.

Sementara harga BBM bersubsidi, yaitu Pertalite dan Solar tidak mengalami perubahan harga. Menurut Irto, perbedaan harga antara Dex Series dan Pertamax Series didasari oleh kondisi energi global, salah satunya geopolitik di kawasan Eropa Timur.

Hal tersebut menjadi penyebab permintaan produk bahan bakar gas di seluruh dunia meningkat. Permintaan yang tinggi dan keterbatasan bahan baku membuat harga bahan bakar tetap tinggi, meskipun harga minyak dunia turun.

Load More