Tidak heran jika Surabaya mendapatkan penghargaan lima kali berturut-turut sebagai kota layak anak kategori utama.
Tomi Ardiyanto selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Surabaya mengatakan bahwa saat ini pemerintah kota membutuhkan dukungan dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Dana Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (Unicef) untuk meraih predikat sebagai kota layak anak dunia.
"Kami berharap dari pihak Bappenas dan Unicef ke depan bisa membantu Surabaya naik tingkat menjadi kota layak anak dunia” katanya di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Kamis.
Perwakilan Unicef Kurniasih Zulhadji Rabu (2/11/2022) saat itu mengunjungi Surabaya untuk mengecek fasilitas pendukung kota layak anak, mulai dari SMPN 1 Surabaya, SDN Kaliasin 1, Siola Puspaga, Rumah Anak Prestasi, Taman Flora, Puskesmas Ngagel Rejo, Shelter ABH, Shelter Perempuan, hingga Balai RW 5 Genteng.
Kurniasih selalu mendukung upaya Pemerintah Kota Surabaya untuk mewujudkan kota layak anak dunia.
Kurniasih menjelaskan bahwa inisiatif kota ramah anak (Child Friendly Cities Initiative/CPC!) tahapan penilaiannya hampir sama dengan tahapan penilaian kota layak anak.
Namun, CFCI lebih berfokus pada proses dan setiap tahapan prosesnya harus melibatkan anak.
Kurniasih mengemukakan bahwa kota-kota yang sudah mendapatkan penghargaan sebagai kota layak anak kategori utama di Indonesia bisa menerapkan CFCI Unicef.
"Di Asia Tenggara itu sudah ada Vietnam, dan sebenarnya Indonesia sudah lebih baik daripada Vietnam soal KLA-nya, jadi kenapa tidak untuk diimplementasikan; katanya.
Baca Juga: Son Heung-min Patah Tulang Sekitar Mata, Terancam Absen di Piala Dunia 2022
Menurut dia, Unicef sedang dalam proses mendatangkan tenaga ahli untuk membantu Pemerintah Kota Surabaya menerapkan CPCI.
"Mudah-mudahan ini segera ditindaklanjuti oleh pimpinan kami di Jakarta demi menindaklanjuti usulan dari Pemkot Surabaya, khususnya Pak Wali Kota,’ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal
-
Lengkap! Ini Daftar Hadiah Piala Dunia 2026, Disebut-sebut Terbesar Sepanjang Sejarah
-
Kejutan Besar di Java Jazz Festival 2026, Slank Tampil Lagi Setelah 17 Tahun
-
Ruben Onsu Dituduh Tak Beri Nafkah, Perjanjian Bayar Rp200 Juta per Bulan dengan Sarwendah Dibongkar
-
Skandal Riset Palsu Demi Travel Grant, UNY Benarkan Rivaldy dan Prihantini Adalah Alumni
-
Doa Malam Idul Adha yang Dianjurkan Dibaca, Amalan Mustajab agar Hajat dan Rezeki Dimudahkan
-
Pemkab Mojokerto Kucurkan Dana Rp7,5 Miliar untuk Insentif 6 Ribu Guru TPQ
-
Jalur KRL Tangerang Kembali Normal Setelah Tiga Jam Gangguan
-
Kisah Eks SPG Mobil Mewah yang Kini Jadi 'Pramugari' Sapi
-
7 Fakta Mundurnya Bojan Hodak dan Penunjukan Igor Tolic untuk Musim 2026/2027