Tema tersebut berkaitan dengan efek negatif mengenai media sosial yang masih dianggap sepele.
Ade Novatresna, Founder Komunitas AP menjelaskan media sosial berperan besar atas pemicu perceraian di era digital. Komunitas Anti Pelakor yang didirikannya tersebut menjadi wadah yang mewakili suara masyarakat untuk menjaring perempuan Indonesia yang menjadi korban perceraian.
Kehadiran komunitas Anti Pelakor agar rumah tangga tidak tergoda oleh pihak ketiga, dan tetap menjaga keutuhannya.
"Kami melihat sejak pandemi COVID-19, ada peningkatan jumlah wanita yang menjadi korban perceraian karena munculnya orang lain dalam rumah tangga," kata Ade Novatresna kepada wartawan.
Pasangan selebritis Jeremy Thomas dan Ina Thomas hadir sebagai nara sumber di acara talk show tersebut. Mereka termasuk pasangan harmonis jauh dari gosip apalagi orang ketiga. Mereka pun mengapresiasi dan mendukung kehadiran komunitas AP.
"Karena itu, nilai moral positif keluarga penting diedukasi melalui media digital. Perkembangan media sekarang ini mesti disikapi dengan bijaksana, agar tidak membawa dampak negatif bagi rumah tangga," kata Jeremy Thomas.
Mengarungi biduk rumah tangga selama 27 tahun bersama sang istri, Jeremy mengaku tak mudah menyatukan dua karakter berbeda butuh proses yang panjang. Tapi bukan hal yang tak mungkin untuk diusahakan agar saling mengisi.
"Rumah tangga itu kan membangun dengan step, langkah-langkah yang membutuhkan proses yang panjang. Proses itu tidak berakhir selama masih ada napas. Selama itu pula cinta harus dipupuk terus-menerus," tambah Jeremy Thomas didampingi istrinya.
Dalam kegiatan Talk Show tersebut hadir juga Psikolog Ayu Paramita Antari M.Psi, Dokter Kecantikan Dr. Heni Safitri.
Baca Juga: Kebaikan Sosok Sri Mulyawati, Istri Pertama Dedi Mulyadi Diungkap oleh Kawan-kawan saat di HMI
Ade Novatresna menerangkan tujuan berdirinya komunitas AP adalah untuk merangkul korban pelakor atau perselingkuhan. Tidak hanya sekedar menerima pengaduan. AP juga memberikan pendampingan psikolog bagi para korban agar bisa move on.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam