/
Rabu, 09 November 2022 | 15:45 WIB
dedi mulyadi (instagram)

SuaraSoreang.id - Dedi Mulyadi kembali jadi sorotan publik usai mengungkapkan istri pertamanya, Sri Mulyawati, yang sudah meninggal 22 tahun lalu.

Diketahui, bahwa Dedi Mulyadi dan Sri Mulyawati sudah saling mengenal sejak keduanya masuk di organisasi kemahasiswaan, yakni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Purwakarta.

Sri Mulyawati merupakan sosok yang baik hati juga setia kawan.

Hal tersebut diungkapkan oleh beberapa kawan seperjuangannya saat masih duduk di bangku kuliah yang juga merupakan kawan Sri Mulyawati dan Dedi Mulyadi saat menjadi kader HMI Cabang Purwakarta.

Salah satu kawan Dedi Mulyadi yang bernama Purwanto atau biasa disapa Bos Ipung, kini sudah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Purwakarta.

Bos Ipung mengatakan, bahwa dirinya mengenal Kang Dedi Mulyadi sejak tahun 1993, baru kemudian satu tahun setelahnya kenal dengan Sri Mulyawati.

Saat kuliah dan masuk organisasi HMI, Bos Ipung menceritakan kehidupannya yang tinggal menumpang di sekretariat. Ia mengatakan, bahwa Kang Dedi dan Sri Mulyawati sudah ia anggap seperti kakak sekaligus orang tua di organisasi tersebut.

“Yang selalu membantu saya itu adalah dua orang. Ada Ajis Zulkarnain sama Teh Sri dan Kang Dedi. Teh Sri sama Kang Dedi waktu itu masih sering jalan bareng. Belum menikah dan mereka berdua itu sudah seperti kakak dan orang tua dari kami semua yang tinggal di sekretariat,” tutur Bos Ipung, dikutip dari Denpasar.Suara.com.

Kebaikan yang selalu diingat oleh Bos Ipung dari sosok Sri Mulyawati adalah selalu berbagi makanan dengan kawan-kawannya.

Baca Juga: Gisel Biasa Disentuh Pacar, Love Language Rino Soedarjo Cocok 'Psycal Touch'

“Dan kita tahu bahwa Teh Sri itu kalau makan itu pasti lihat temen-temennya. Kalau temen-temennya nggak makan, dia nggak makan. Kalau temen-temennya belum makan, dia makan (maka) teman-temannya harus makan semuanya,” imbuh Bos Ipung.

Bahkan Bos Ipung menerangkan bahwa keberhasilan yang kini diraihnya adalah berkat jasa dari Sri Mulyawati.

“Saya tentu ada hari ini di sini itu adalah salah satunya berkat jasa ibunya Maula yang selalu memberikan makan kepada saya," terangnya.

Ia berharap semoga kebaikan yang ada pada sosok Sri Mulyawati, hadir pula di sosok putranya, Ahmad Habibi Bungsu Maula Akbar.

"Saya selalu berdoa mudah-mudahan kemuliaan hati beliau (Sri Mulyawati) yang telah meninggalkan kita semuanya itu bisa terus terpatri di hati Maula dan terus bisa menjadi nilai-nilai yang hidup di kehidupan Maula,” tuturnya.

Selain itu, kebaikan hati seorang Sri Mulyawati juga diceritakan oleh kawannya yang lain, yakni Saepul Akbar atau Bin Zein alias Om Zein.

Om Zein bahkan mengaku bahwa dirinya tak kuasa menyebutkan nama Sri Mulyawati, karena tidak kuat mengingat segala kebaikan dari ibunda Maula Akbar tersebut.

“Kenapa saya tak bisa menyebutkan nama ibu Maula? Karena saya nggak kuat. Atas semua jasa dan kebaikan ibu Maula terhadap kita semua,” kata Om Zein.

Salah satu kebaikan yang tak pernah bisa ia lupakan adalah pengorbanan Sri Mulyawati memberikan uang SPP dan bekalnya untuk kawan-kawannya.

“Dia rela mengorbankan uang SPP-nya, bekal hidupnya, untuk kita semua pada saat itu," terangnya.

Om Zein bahkan mengaku tak kuasa menatap wajah Maula Akbar berlama-lama, lantaran selalu teringat akan sosok ibunya, Sri Mulyawati.

“Mohon maaf A Maula, kadang saya tidak bisa berlama-lama menatap A Maula. Karena terbayang kebaikan ibu A Maula,” tuturnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Denpasar.Suara.com dengan judul: Sosok Sri Mulyawati, Istri Pertama Kang Dedi Mulyadi sebelum Ambu Anne, Rela Korbankan SPP

Load More