Legenda Brazil Ronaldo Luis Nazario mengatakan bahwa Neymar membutuhkan bantuan psikologis usai debutnya di Piala Dunia 2022.
Neymar secara terang-terangan mengakui bahwa setelah kekalahan Brazil di perempat final Piala Dunia dari Kroasia melalui adu penalti kemarin bahwa ia hancur secara psiklogis.
"Saya akan menyarankan memiliki dukungan psikologis untuk menahan tekanan ini, yang sangat tidak proporsional bagi manusia," kata Ronaldo .
"Neymar akan kembali dengan semangat yang sama, dengan keinginan yang sama. Tapi saya ingin memperkuat kebutuhan ini untuk memantau kesehatan mental para pemain kami... Sangat penting bagi kami untuk mengatasi masalah ini, terutama terkait dengan Piala Dunia, di mana seluruh dunia melihat tim nasional. Dunia sedang melihat Neymar," ujarnya.
Neymar kini telah berusia 30 tahun, ia belum sekalipun mempersembahkan gelar Piala Dunia bagi negaranya.
"Ketika saya melihat wawancara [Neymar] mengatakan bahwa dia hancur secara psikologis, itu menghancurkan hati saya karena saya juga hancur secara psikologis," kata Ronaldo.
"Saya ingin menemukan cara untuk membantunya. Bantuan itu ada hari ini. Di zaman saya, bantuan itu jarang dibicarakan," imbuhnya.
Neymar saat ini menyamai rekor Pele sebagai pencetak gol terbanyak bagi Timnas Brazil dengan 77 golnya yang dicetak pada laga perempat final melawan Kroasia kemarin.
Ronaldo mengatakan di awal turnamen bahwa dia terkejut dengan tingkat kecemburuan dan kejahatan yang harus dihadapi Neymar setelah cedera dalam pertandingan pembuka grup mereka melawan Serbia.
Baca Juga: Otis Pamutih Belum Sempat Bangun Masjid karena Keburu Meninggal, Anak Berharap Bisa Mewujudkan
Beberapa orang Brasil merayakan ketidakberuntungan Neymar dan pemenang Piala Dunia Brasil dua kali itu menyarankan penyerang Paris Saint-Germain untuk mengubah kebencian yang dia dapatkan menjadi bahan bakar.
Ronaldo mengatakan Neymar seharusnya tidak terlalu keras pada dirinya sendiri. "Tidak ada risiko membuang apa pun yang telah Anda lakukan dalam karier Anda. Semua yang telah Anda lakukan sudah selesai. Neymar dikuduskan. Logikanya semua orang ingin memenangkan Piala Dunia, dan semua orang mulai menyadari bahwa itu tidak mudah. Kami memiliki lima bintang [Piala Dunia], kami adalah pemenang terbesar," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Piala Dunia 2026: Henry Ramal Argentina, Prancis, dan Spanyol Mendominasi, Siapa Juaranya?
-
Lewat Musik di Album Terbaru, Grego Julius Dekatkan Umat pada Bunda Maria
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
4 Shio yang Diprediksi Penuh Keberuntungan dan Energi Positif pada 8 Mei 2026
-
Warga Palembang Dijanjikan Imbalan Jika Rekam Pembuang Sampah, Efektifkah?
-
Jose Mourinho Coret Spanyol, Jagokan Dua Negara Ini Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
7 HP Snapdragon Terbaru yang Masuk Indonesia 2026, Spek Premium dan Performa Ngebut
-
Ini Dia Autothermix, Alat Pemusnah Sampah Tanpa Bahan Bakar Fosil
-
Here We Go! Luis Suarez Comeback Bela Uruguay di Piala Dunia 2026?
-
Gianni Infantino Minta Lionel Messi Tidak Pensiun Usai Piala Dunia 2026