- Survei Herbalife 2025 menunjukkan 86% responden Indonesia optimistis kesehatan membaik dalam 12 bulan ke depan.
- Sebanyak 58% responden merasa berdaya untuk mencapai kesehatan lebih baik melalui rencana hidup sehat konkret.
- Terdapat korelasi positif: kepercayaan diri finansial sejalan dengan keyakinan dalam mengelola kesehatan pribadi.
Suara.com - Memasuki tahun 2026, semangat optimisme tidak hanya tercermin pada proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi juga pada cara masyarakat Indonesia memandang kesehatan dan kesejahteraan hidup mereka.
Di tengah dinamika ekonomi yang terus bergerak, masyarakat menunjukkan keyakinan bahwa tahun baru adalah momentum tepat untuk memperbaiki kualitas hidup secara menyeluruh, baik secara fisik, mental, maupun finansial.
Hal ini tercermin dalam hasil Asia Pacific Health and Economic Empowerment Survey 2025 yang dilakukan Herbalife. Survei tersebut mengungkapkan bahwa 86% responden di Indonesia optimistis kondisi kesehatan dan kesejahteraan mereka akan meningkat dalam 12 bulan ke depan.
Angka ini memperlihatkan tingkat kepercayaan diri yang kuat bahwa perubahan gaya hidup sehat dapat dicapai, bahkan di tengah tantangan aktivitas dan tekanan ekonomi.
Optimisme tersebut juga dibarengi dengan rasa pemberdayaan. Sebanyak 58% responden Indonesia merasa mampu dan berdaya untuk mencapai kesehatan yang lebih baik, sebuah indikator penting bahwa kesadaran hidup sehat kini semakin mengakar.
Rencana konkret pun telah disiapkan, mulai dari meluangkan lebih banyak waktu untuk berolahraga, menghentikan kebiasaan tidak sehat, hingga menyiapkan makanan yang lebih bergizi di rumah.
Meski demikian, survei juga mencatat bahwa perjalanan menuju hidup sehat bukan tanpa hambatan. Kurangnya disiplin dan keterbatasan waktu masih menjadi tantangan utama.
Namun, tingginya tingkat optimisme menunjukkan bahwa masyarakat tidak melihat hal ini sebagai penghalang, melainkan tantangan yang bisa diatasi secara bertahap.
Oktrianto Wahyu Jatmiko, Director & General Manager of Herbalife Indonesia, menilai temuan ini sebagai sinyal positif bagi masa depan gaya hidup masyarakat Indonesia.
Baca Juga: IES 2026 Menjadi Ruang Dialog Ekonomi, Energi, dan Daya Saing Indonesia
“Survei ini menempatkan responden Indonesia sebagai salah satu negara di mana mayoritas menganggap pencapaian tujuan kesehatan relatif mudah, disertai tingkat keyakinan ekonomi yang lebih tinggi di kawasan Asia Pasifik. Ini mencerminkan kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya menjaga gaya hidup sehat dan kesejahteraan,” jelasnya.
Lebih jauh, survei tersebut juga menyoroti keterkaitan erat antara kesehatan dan kondisi ekonomi. Individu yang merasa lebih percaya diri dalam mengambil keputusan finansial cenderung memiliki keyakinan lebih besar dalam mengelola kesehatan pribadi.
Korelasi ini semakin terlihat pada kelompok pengusaha, yang menunjukkan tingkat optimisme kesehatan dan kesejahteraan lebih tinggi dibandingkan non-pengusaha.
Menurut Oktrianto, kondisi ini mencerminkan perubahan pola pikir masyarakat.
“Pemberdayaan kesehatan dan ekonomi berjalan beriringan. Ketika seseorang merasa mampu mengelola masa depan finansialnya, kepercayaan diri untuk menjalani hidup yang lebih sehat pun ikut meningkat,” ujarnya.
Di awal tahun yang baru ini, optimisme terhadap kesehatan bukan sekadar resolusi, melainkan bagian dari strategi hidup jangka panjang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Lirik Lagu Ramadhan Tiba dan Chordnya, Sambutan Bahagia untuk Idul Fitri
-
Epstein Island Ada di Mana? Pulau Pribadi Jeffrey Epstein yang Penuh Skandal
-
Apakah Menangis Membatalkan Puasa? Ini Menurut Hukum Islam
-
Kapan Libur Imlek 2026? Ini Rekomendasi Tempat Liburan
-
6 Produk Skincare dengan Vitamin C untuk Samarkan Flek Hitam
-
5 Rekomendasi Sepeda Murah untuk Wanita Dewasa, Ideal Dipakai Aktivitas Harian
-
Apa Bedanya BPJS PBI dan BPJS Mandiri? Viral Banyak yang Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan
-
5 Sepatu Sepeda yang Nyaman dan Anti Slip Dipakai Sepedaan Jauh
-
7 Manfaat Menghirup Udara Pagi Hari untuk Kesehatan Tubuh dan Mental
-
Valentine Tak Melulu Cokelat, Berbagi Cinta Kini Bisa Lewat Camilan yang Dinikmati Bersama