/
Sabtu, 15 Juli 2023 | 21:29 WIB
Polisi menambakan gas air mata ke arah tribun yang membuat Aremania kocar-kacir (Tangkap layar Instagram @kabarnegri)

Kericuhan antara suporter terjadi di Persik vs Arema FC dalam lanjutan pekan ke-3 BRI Liga 1 2023-2024 yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, Sabtu (15/7).

Dugaan sementara pemicu bentrok antar suporter itu disebabkan kehadiran sejumlah oknum suporter tamu di Stadion Brawijaya. Padahal PSSI pada musim ini sudah terbitkan aturan perihal larangan suporter untuk melakukan away. 

Larangan untuk suporter tamu datang ke Stadion Brawijaya juga telah diinformasikan pihak panpel Persik di media sosial sejumlah laga berlangsung. 

"Ada beberapa oknum Aremania yang hadir ke Stadion Brawijaya, Kediri. Hal ini terjadi kericuhan antar penonton di luar stadion.

Musim ini memang ada larangan away dari PSSI sebagai bentuk transformasi PSSI imbang Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang pada 1 Oktober 2022.

Himbauan juga sudah di posting oleh Media Sosial Persik Kediri di Flyer pertandingan. (Poin No 3)," cuit akun @FaktaSepakbola. 

Dari video yang beredar di halaman media sosial Twitter terlihat sejumlah suporter tampak kerubungi seseorang dengan kondisi tergeletak di tanah. 

"Infone mbah," cuit akun Twitter @y0urpablo

Di dalam video itu, pria tersebut tampak dikeroyok oleh sejumlah orang. Beruntung suporter lain berusaha untuk mencegah aksi pengeroyokan terus dilakukan.

Baca Juga: Pecah Rusuh di Laga Persik vs Arema FC, Viral Video Suporter Jadi Korban Pengeroyokan

Sementara itu, pertandingan Persik vs Arema yang berlangsung di Stadion Brawijaya berakhir dengan kemenangan 5-2 untuk tim tuan rumah. 

Lima gol Persik dicetak oleh Simen Lyngbo, Renan da Silva, Jefesson Vieira, Krisna Bayu, dan Flavio Silva. 

Sementara dua gol Arema semuanya diborong oleh Gustavo Almeida di menit ke-45 dan 66. 

Load More