Kumpulan Berita PENGAMAT Terbaru Dan Terkini
-
Analis Sebut Ada Pengusaha Batu Bara Mau Gelontorkan Rp 4 Triliun untuk Jagokan Capres dan Titip Dua Menteri
news -
5 Fakta Pesawat Jokowi Berputar 360 Derajat di Langut Turki Yang Timbulkan Pertanyaan
bali -
Roy Suryo Sentil Pesawat Jokowi Terbang Bolak-balik di Langit Jerman Buang-buang Avtur, Ini Kata Pengamat Penerbangan
jogja -
Ganjar Ditunjuk Bacakan Hasil Rakernas II PDIP, Pengamat: Pengingat Urusan Capres Ketum Penentunya
jakarta -
Pro Kontra Aksi Puan Maharani Ngevlog Saat Jokowi dan Megawati Bicara
news -
Yakin Anies Baswedan Tak Bakal Bisa Nyapres 2024, Pria Ini Berani Taruhan Mobil Alphard
sumsel -
Pengamat: Pemerintah Perlu Pertimbangkan Nasib Tenaga Honorer karena Berdampak Sosial Politik pada Pilkada 2024
batam -
Pemprov DKI Diminta Prioritaskan Penanganan Polusi Udara Jakarta yang Makin Buruk
jakarta -
Gerindra-PKB Bangun Koalisi, Pengamat: Capres Prabowo, Cak Imin Cawapres
jakarta -
Berani Taruhan Mobil, Pengamat Ini Yakin Anies Baswedan Tak Bisa Jadi Capres: Kalau Cawapres Masih Mungkin
sumbar -
Pengamat: PDIP dan NasDem Ibarat Air dan Minyak
kalbar -
Jokowi Reshuffle Dua Menteri, Pengamat Sebut Bakal Ada Pengaruh Citra Presiden di Sisa Waktunya
jogja -
Soroti Kemunculan Zulkifli Hasan di Reshuffle Kabinet Jokowi, Pengamat UGM: Untuk Amankan Stabilitas Ekonomi
jogja -
Kritik Reshuffle Kabinet Jokowi, Pengamat: Hanya Sekadar Bagi-bagi Kekuasaan
sumbar -
Zulkifli Hasan Diangkat Jadi Menteri Perdagangan, Pengamat Politik: Kalau Zulhas Mengagetkan
banten -
Bahas Politik Identitas di Pilpres 2024, Pengamat: Jangan Melulu Tentang Isu Agama
news -
Pengamat Sebut Politik Identitas Sudah Tak Relevan Diterapkan di Pilpres 2024, Ini Alasannya
surakarta -
2 Menteri Baru Tak Sesuai Latar Belakang Pengalaman, Pengamat: Itu Style Jokowi
jakarta -
Soal Isu Reshuffle Kembali Muncul, Pengamat Politik UGM Sebut Ada Kaitannya Dengan Pemilu 2024
jogja -
Isu Reshuffle Muncul Lagi, Pengamat Politik UGM: Belum Ada Urgensi
jogja -
Zulkifli Hasan Dipanggil Jokowi Diisukan Bakal Jadi Menteri, Pengamat: Perkuat Konsolidasi Politik
jakarta