Aksi demonstrasi mahasiswa di Makassar, Sulawesi Selatan berlangsung besar-besaran hingga menutup dua jalur di Jalan Perintis Kemerdekaan pada hari Kamis (8/9/2022) sore. Dibalik demonstrasi yang dilakukan atas bentuk penolakan kenaikan harga BBM tersebut, ada sebuah video yang menjadi perbincangan yang diunggah akun instagram @daenginfo, yakni terekam perdebatan antara seorang mahasiswa Universitas Hasanudin Makassar jika dilihat dari jaket almamater yang dipakainya, dengan seorang Ibu muda memakai jilbab hijau yang setelah ditelusuri warganet merupakan seorang Dokter di RSAD di Makassar.
Dalam rekaman video tersebut, Ibu Dokter yang diketahui bernama Sugieswhana Pratiwi melalui akun instagramnya @whana_tiwi meminta mahasiswa untuk membuka jalan karena menimbulkan kemacetan yang sangat panjang.
Dengan menunjuk ke arah kendaraan yang sedang berhenti dan menumpuk karena tidak bisa lewat, Ibu Whana mengatakan dalam debatnya, "Kalau mau pergi sana ke Jakarta, jangan disini. Lihat, lihat, lihat, kamu ngerugiin banyak orang,".
Mahasiswa tersebut berusaha memberi pengertian, bahwa unjuk rasa yang dilakukan adalah untuk kepentingan rakyat, demi turunnya harga BBM. Menjawab ucapan Ibu Whana, Mahasiswa tersebut berkata, "Lebih baik sengsara sementara, daripada sengsara selamanya,".
Lalu dalam video tersebut diperlihatkan bahwa para mahasiswa tidak lagi menggubris Ibu Whana, dan membiarkan Ibu Whana berteriak-teriak tanpa diberikan jawaban. Dalam video yang diunggah dengan durasi 2 menit tersebut, Ibu Whana terus berusaha menyadarkan para mahasiswa untuk tidak perlu melanjutkan aksinya yang dianggap tidak didengar pemerintah dan hanya merugikan banyak orang yang terganggu aktifitasnya akibat jalanan ditutup, namun para mahasiswa hanya bersikap acuh dengan membelakangi Ibu Whana.
Pasca terunggahnya video tersebut, warganet kemudian menelusuri tentang Ibu Whana. Dalam akun twitter @YoSejahtera, dikatakan bahwa Ibu Whana adalah istri dari anggota TNI yang berjabatan sebagai Wakil Asisten Teritorial Kasdam XIV Hasanuddin, yang sebelumnya menjabat sebagai Dandim Gowa. Komentar miring pun terujar dalam unggahan tersebut, "Bini pejabat, nir-empati, alergi dengan demonstrasi. Tidak akan merasakan penderitaan rakyat karena hidupnya ditanggung negara,".
Akun tersebut juga mengunggah beberapa foto Ibu Whana dan tangkapan layar akun instagram Ibu Whana yang mengalami penurunan pengikut dari 1.778 pengikut menjadi 367 pengikut, yang diduga memang dihapus oleh Ibu Whana, dan akunnya pun dibuat menjadi private.
Namun, tidak semua pihak yang mengecam apa yang dilakukan oleh Ibu Whana. Banyak pihak yang merasa terwakilkan karena juga merasa terganggu dengan adanya penutupan jalan, dan mendukung aksi protes Ibu Whana kepada para mahasiswa. Kemacetan yang terjadi memang dirasa sangat merepotkan dan mengganggu mobilitas masyarakat pengguna jalan, juga warga sekitar lokasi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
4 HP Flagship Samsung Ini Turun Harga hingga Jutaan, Makin Worth Dibeli!
-
Apakah Tukar Uang Baru di PINTAR BI Bisa Pakai QRIS?
-
BEM SI Kritik Keras Polri, Soroti Dugaan Pembunuhan Arianto Tawwakal di Tual
-
Viral Pemobil Vellfire Ngamuk Minta BBM Subsidi, Siapa Sebenarnya yang Berhak Isi Pertalite?
-
5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering Karena Kurang Minum Selama Puasa
-
PPRO Lepas Gembok, Ini Daftar Pemegang Sahamnya
-
Daftar Menu Buka Puasa Masjid Jogokariyan Yogyakarta 23-28 Februari 2026, Siap-siap War!
-
Salat Tarawih Ketinggalan 2 Rakaat, Bagaimana Melengkapinya?
-
Imlek Prosperity 2026, BRI Pererat Relasi Nasabah Lewat Perayaan Berkelas
-
Ibu Fairuz A Rafiq Makin Lemah Akibat Alzheimer, Sering Lupa Anak dan Cucu