Peristiwa setelah pertandingan sepak bola Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, beberapa hari lalu memang meninggalkan duka yang sangat mendalam.
Sudah tidak bisa saling menyalahkan, karena ratusan korban jiwa sudah berpulang meninggalkan kepedihan hati keluarga yang ditinggalkan dan banyak yang masih terluka dalam pemulihan.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pun menunjukkan simpatinya melalui unggahan di akun instagram pribadinya @ridwankamil. Dalam unggahan tersebut, Kang Emil, begitu beliau biasa dipanggil, berusaha menguatkan keluarga yang dtinggalkan.
"Sungguh ini adalah tragedi terbesar dalam perhelatan olahraga di Indonesia. Turut berduka cita atas meninggalnya 127 penonton dan aparat petugas. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran," tulis Kang Emil, Sabtu, 1 Oktober 2022.
Kang Emil pun mengajak semua pihak yang terlibat untuk introspeksi diri, bukan hanya menyalahkan salah satu pihak. "Semua dari kita harus berintrospeksi atas tragedi ini. Tujuan berolahraga, pembelajaran menerima kemenangan atau kekalahan, profesionalitas kepanitiaan sebuah kegiatan olahraga, teknik pengamanan dll," ungkapnya.
WAKTU PERTANDINGAN HARUS JADI BAHAN PERTIMBANGAN
Dalam tutupan unggahannya, Kang Emil pun menyampaikan, "Jangan selalu kejar rating TV dengan memaksa pertandingan selalu malam hari,". Hal ini senada dengan kabar yang beredar, bahwa sebelumnya sempat ada permintaan untuk adanya perubahan waktu pertandingan.
Pihak Kepolisian Resor (Polres) Malang sudah mengajukan permohonan secara resmi untuk dilakukannya perubahan jam pertandingan. Dalam surat yang tertanggal 12 September 2022 tersebut ditujukan kepada Panitia Pelaksana Arema FC.
Dalam poin 2, disebutkan "Sehubungan dengan rujukan di atas, bersama ini mohon bantuannya kepada Panpel Arema FC agar mengajukan surat permohonan perubahan jadwal pertandingan sepak bola BRI Liga 1 Tahun 2022 kepada PT. Liga Indonesia terkait rencana pertandingan sepak bola antara Arema FC vs Persebaya pada hari Sabtu tanggal 1 Oktober 2022 yang sedianya main pada pukul 20.00 WIB agar diajukan menjadi pada pukul 15.30 WIB dengan pertimbangan keamanan,".
Namun, permintaan tersebut tidak disetujui dengan adanya surat jawaban dari PT.Liga Indonesia baru yang ditandatangin Direktur Utama, Akhmad Hadian Lukita per 19 September 2022, sesuai pernyataan Mahfud Md bahwa pertandingan tepat berjalan sesuai jadwal awal, yakni pukul 20.00.
Baca Juga: Inul Daratista dan Soimah Sedih. Pernah Nasehati Rizky Billar Soal Hidup Berumah Tangga.
"Sehubungan dengan rujukan tersebut di atas, maka perkenankanlah kami PT. Liga Indonesia Baru (PT LIB) menyampaikan bahwa meminta kepada Klub Arema FC untuk berkoordinasi secara optimal kepada pihak keamanan dalam hal ini khususnya dengan KAPOLRES Malang untuk TETAP melaksanakan pertandingan BRI Liga 1-2022/2023 NP 96 antara Arema FC vs PERSEBAYA Surabaya DILAKSANAKAN SESUAI DENGAN JADWAL YANG TELAH DITENTUKAN," demikian jawaban yang tertulis dalam surat PT LIB.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Viral Kunjungan Komisaris Pusri di Padang, Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Ekstrem
-
Amarah Warga Serbu Diduga Rumah Bandar Narkoba Berujung Kapolsek Panipahan Dicopot
-
'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma
-
Selama Ini Disangka Hiasan, Ternyata Ini Makna Warna Ondel-Ondel yang Sesungguhnya
-
Sinopsis Film Mudborn: Kisah Boneka Tanah Liat Pembawa Petaka, Tayang di Netflix
-
Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!
-
5 Sepatu Lari yang Tetap Keren Dipakai Ngantor di Sudirman, Nyaman Seharian Tanpa Ganti Sepatu
-
Pendidikan Asrama Gratis: Siswa Makan 3 Kali Sehari, Punya Tempat Tidur hingga Tumbler