Bukan hanya warganet, rekan sesama selebritis pun banyak yang memberi perhatian terhadap kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami Lesti Kejora. Cinta Laura pun memberikan tanggapannya atas kasus ini.
Menurut artis yang terkenal dengan kecerdasan dan kegemarannya bersosial tersebut, kasus ini seharusnya dapat menjadi pelajaran bagi kaum Hawa untuk tidak tergesa-gesa ketika memutuskan untuk menikah.
"Aku pribadi selalu bilang, masuki hubungan serius itu bukan harus diburu-buru. Apalagi pernikahan itu partner kita, partner hidup kita. Kita enggak mungkin mau menikah kemudian, ah taun depan mau cerai ah," tutur Cinta Laura, di Jakarta, baru-baru ini.
Cinta Laura berprinsip, sebelum memutuskan untuk menikah, maka harus tahu latar belakang calon suami secara lengkap. Selain kondisi finansial, kondisi kesehatan, latar belakang keluarganya pun perlu di cari tahu secara detil.
"Jadi, ketika menjalin sebuah hubungan, kita nggak kaget lagi, dan nggak ada takut orang itu selingkuh. Dan kalau orang itu selingkuh, kalau masih pacaran, tinggalin aja. Nggak usah nangis untuk seorang yang nggak layak buat kita," tegas Cinta Laura.
"Itu untuk yang pacaran. Kalau untuk yang nikah, aku ngerti orang nanti berpikir, anak gimana dan keluarga gimana. Tapi lagi-lagi banyak faktor harus dipikirkan," imbuhnya.
Cinta Laura pun menegaskan, memilih pasangan yang terbiasa melakukan kekerasan, akan berdampak juga ke anak. "Kalau pasangan kita abusif, nanti dampaknya buruk ke anak, mental, emosi terdampak. Kalau anak besar nanti enggak bisa jadi versi terbaik dari mereka sendiri. Itu masalahnya," jelas Cinta Laura.
Bagi Cinta Laura, tetap memaksakan pernikahan dengan orang yang gemar melakukan kekerasan, sebuah keputusan yang buruk. Karena dengan membiarkan disakiti, berarti itu pertanda tidak mencintai diri sendiri.
"Kalau kita membiarkan orang lain menyakiti kita, berarti kita nggak sepenuhnya mencintai diri kita sendiri. Kita nggak akan pernah menemukan partner yang tepat, sampai kita benar-benar menghargai dan mencintai diri kita sendiri," tegasnya.
Lesti Kejora melaporkan Rizky Billar ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 28 September 2022 karena kasus KDRT yang dialaminya. Akibat penganiayaan tersebut, batang tenggorokan di leher Lesti Kejora dikabarkan sampai ada yang bergeser.
Kasus tersebut kini sudah masuk proses penyidikan, dan Rizky Billar terancam menjadi tersangka dengan ancaman hukuman penjara hingga 15 tahun menurut Undang-undang No.23 Tahun 2004 tentang KDRT.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026