TANTRUM - Kota Bandung sebagai ibukota Provinsi Jawa Barat terkenal dengan berbagai macam kuliner dan lokasi wisatanya.
Dulu Kota Bandung hanya berupa hutan lebat. Kota Bandung diresmikan sebagai ibu kota baru Kabupaten Bandung pada 25 September 1810.
Kota Bandung seperti diketahui memiliki banyak julukan, salah satunya adalah Paris Van Java.
Alasannya penyebutan julukan itu karena di Jalan Braga terdapat banyak toko yang menjual barang-barang, khususnya fesyen produksi Paris.
Kawasan elit ini boleh jadi berwisata di pusat kota seperti Jalan Asia Afrika merupakan pilihan mayoritas wisatawan tetap bertahan.
Namun kini jaman berubah, tahukah jika masih banyak ruang terbuka lainnya di Kota Bandung bisa jadi pilihan untuk berwisata?
Nah, ini 6 destinasi wisata dicuplik dari bandung.go.id yang punya keunggulan yang sama, bisa menjadi wahana berfoto dan lokasinya juga relatif mudah diakses, kok. Simak daftar lokasinya, ya!
1. Kiara Artha Park
Terletak di Jalan Banten, Kiara Artha Park menawarkan berbagai fasilitas menarik bagi anda yang hendak menghabiskan sisa libur akhir pekan, khususnya di ruang terbuka hijau.
Selain itu, ada juga pertunjukan air mancur menari di sini. Mulai pukul 18.30 WIB hingga 20.30 WIB, tiap jamnya akan ada satu kali pertunjukkan air mancur menari atau dancing fountain.
Saat akhir pekan atau tepatnya Sabtu malam, ada pertunjukkan ekstra air mancur menari pada 21.30 WIB.
Tempat wisata ini juga menghadirkan nuansa negeri ginseng alias Korea seperti kampung Korea. Juga ada festival lampu yang bisa anda saksikan.
Tiket masuknya pun relatif murah, cukup merogoh saku sebesar Rp10.000, anda sudah bisa masuk ke sini. Namun perlu dicatat, pada akhir pekan, tarif masuk ke Kiara Artha Park dibanderol Rp15 ribu.
2. Babakan Siliwangi
Penat dengan rutinitas di kota besar dan membutuhkan kesegaran dari pohon rindang? Bagi anda yang sedang berada di Kota Bandung, kawasan Babakan Siliwangi bisa jadi jawaban.
Letaknya di Jalan Tamansari Nomor 73 Kota Bandung. Patokannya tidak jauh dari Gedung Sabuga ITB.
Di kawasan ini, anda bisa menikmati suasana hutan kota. Jembatan sepanjang kurang lebih dua kilometer bisa anda jajaki, sembari olahraga berjalan kaki, anda bisa merilis kepenatan dengan menyusuri hutan kota.
Tag
Berita Terkait
-
Daftar Lengkap Titik Macet Parah di Jawa Barat saat Mudik 2026, Hindari agar Tak Tua di Jalan
-
Lewat Immerzoa, Museum Zoologi Bogor Tampilkan Dunia Satwa Secara Imersif
-
Masjid Raya Baiturrahman Resmi Ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional
-
Evakuasi Korban Longsor Sampah Bantargebang, Lima Tewas Empat Masih Hilang
-
Ratusan Buruh Terhempas Badai PHK, Jabar dan Sumsel Paling Merana
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Melaju ke Final Festival Liga Ramadhan, Progres Positif Kendal Tornado FC Youth
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Kolaborasi KUR BRI dan UMKM Genteng Dukung Program Pembangunan Hunian
-
Dari Majalengka ke Berbagai Kota: Genteng UMKM Menopang Program Perumahan
-
BRI Perkuat Pembiayaan UMKM Genteng di Tengah Lonjakan Permintaan Pasar
-
Gentengisasi Dorong Pertumbuhan UMKM dan Serap Tenaga Kerja Lokal
-
Didukung KUR BRI, Usaha Genteng Keluarga di Majalengka Terus Berkembang
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Permintaan Genteng Meningkat, Pengrajin Majalengka Butuh Tambahan Tenaga Kerja