TANTRUM - Pengguna layanan pesan-antar makanan online (online food delivery/OFD) saat ini telah menjadi tran masyarakat. Transaksi pesan makanan dan minuman daring ini didominasi adalah millenial (Generasi Y) dan Generasi Z.
Economic Research Lead Tenggara Strategics Stella Kusumawardhani memaparkan secara persentase, Gen Z menduduki posisi tertinggi yakni 43 persen dari total responden, sementara millenial sebanyak 39 persen dari total responden.
"Layanan pesan-antar makanan online juga digunakan oleh hampir seluruh lapisan masyarakat berpenghasilan tetap," katanya.
Stell mengungkapkan sejumlah temuan lainnya dari riset terkait, di mana layanan pesan-antar makanan online telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keseharian masyarakat.
"Mayoritas konsumen menggunakan OFD untuk mendukung produktivitas, menjelajahi tren kuliner terbaru dan bersosialisasi. Lebih dari setengah konsumen menggunakan OFD minimal sekali setiap minggu," imbuhnya.
Tercatat, GoFood menjadi preferensi utama konsumen dengan estimasi nilai transaksi tertinggi, mencapai Rp 30,65 triliun GoFood lebih banyak dimiliki dan digunakan oleh konsumen Indonesia meski para konsumen memiliki aplikasi OFD lainnya.
ShopeeFood berada di posisi kedua dengan estimasi nilai transaksi mencapai Rp 26,49 trilliun. Sebanyak 28 persen responden menjadikan ShopeeFood sebagai top of mind platform OFD dan dianggap konsumen sebagai platform yang paling banyak menawarkan promo.
Ada pun GrabFood berada di posisi ketiga dengan estimasi nilai transaksi mencapai Rp 20,93 triliun. Sebanyak 22 persen responden menjadikan GrabFood sebagai top of mind platform OFD.
"Kami memperkirakan industri OFD juga akan terus bertumbuh. Hasil survei kami menemukan mayoritas konsumen (99 persen) berniat terus menggunakan dan meningkatkan penggunaan (96 persen) layanan OFD di masa-masa mendatang," katanya.
Executive Director Tenggara Strategics Riyadi Suparno mengungkapkan temuan itu dimasukan dalam laporan bertajuk "Survei Persepsi & Perilaku Konsumen Online Food Delivery (OFD) di Indonesia".
Dalam survei tersebut, badan riset bagian dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS) dan Universitas Prasetiya Mulya itu menggunakan metode wawancara tatap muka oleh pewawancara terlatih.
Jumlah responden mencapai 1.200 orang yang tersebar di enam kota yang dilakukan pada 10 hingga 14 Januari 2022. Riset memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan batas kesalahan atau MoE +/- 2,8 persen.
Tag
Berita Terkait
-
Media Sosial, Tren, dan Paylater: Kolaborasi "Epik" Gaya Hidup Konsumtif
-
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Surga Belanja dan Kuliner, Banyak Promo yang Sayang Dilewatkan
-
Capek Sedikit, Checkout Banyak: Emotional Spending Gen Z di Era Digital
-
Fenomena Green Consumerism: Peduli Lingkungan atau Sekadar Tren Belanja?
-
Saat Stres dan Belanja Mulai Sulit Dipisahkan, Paylater Jadi Pelarian?
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Plot Twist! Neymar Sudah Latihan Tapi Ditinggal Timnas Brasil Jelang Lawan Haiti
-
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya
-
Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026
-
Surga Pecinta Mainan Kreatif, Amazing Toy Show Jakarta 2026 Resmi Dibuka
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG