TANTRUM - PT Pindad dan Nexter menyepakati kerjasama dalam pengadaan amunisi tank 120 mm generasi terbaru untuk mendukung TNI Angkatan Darat.
Perjanjian yang ditandatangani antar kedua belah pihak ini memiliki penawaran melingkupi rangkaian lengkap amunisi tank 120 mm, termasuk SHARD APFSDS, High Explosive dan pelatihan.
“PT Pindad, salah satu industri pertahanan nasional Indonesia yang sedang berupaya melengkapi portofolio amunisi kaliber menengah hingga besar, tidak hanya amunisi kaliber kecil yang sudah diproduksi sejak tahun 1980-an," kata Abraham Mose, Direktur Utama PT Pindad ditulis Jumat, 24 Juni 2022.
Abraham menyebutkan PT Pindad berkeinginan untuk menjalin kemitraan strategis dengan Nexter sebagai perusahaan global yang dikenal dengan produk berkualitas tinggi dan memiliki portofolio lengkap.
Nexter sebagai industri pertahanan terkemuka memiliki kompetensi untuk menciptakan desain dan produksi amunisi tank 120 mm yang kompatibel dengan semua Tank Tempur Utama yang dilengkapi dengan meriam smooth bore NATO 120 mm.
"Untuk amunisi kaliber menengah hingga besar yang dapat memenuhi kebutuhan Angkatan Bersenjata Indonesia,” ujar Abraham.
Perjanjian kerjasama tersebut juga dapat mendorong manufaktur lokal yang kuat untuk memperkuat kemampuan industri Indonesia.
Penandatanganan kerja sama tersebut disaksikan oleh Kementerian Pertahanan RI dan Ditjen Perhubungan Udara Prancis.
"Sebagai pemimpin Eropa dalam amunisi menengah dan besar, Nexter berkomitmen untuk membangun kemitraan jangka panjang dengan industri Indonesia untuk meningkatkan kualitas industri lokal berteknologi tinggi," ucap Executive Vice President Weapon and Ammunition Nexter, Dominique Guillet.
Guillet menuturkan kerja sama pihaknya dengan perusahaan sistem pertahanan darat terbesar di Indonesia, adalah ilustrasi sempurna dari ambisi dan kesuksesan baru ini.
Langkah baru ini merupakan tahapan lanjutan dari penandatanganan nota kesepahaman di Indonesia pada bulan Februari lalu dihadapan Kementerian Pertahanana Prancis dan Indonesia, terkait kerja sama dalam bidang amunisi kaliber menengah dan bes
Berita Terkait
-
Dirut Pindad Beri Bocoran Motor Listrik Prabowo: Diluncurkan 13 Agustus
-
Enggak Cuma Senjata dan Becak, Pindad Juga Akan Bikin Tabung Gas CNG
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Gudang Munisi TNI AD Meledak di Madiun: Satu Prajurit Gugur, 6 Terluka
-
Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0
-
Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor
-
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Airlangga Tak Ambil Pusing: Yang Penting Institusi Berjalan
-
Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron
-
Kenapa John Herdman Tak Berada di Bench Timnas Indonesia? Disamakan dengan Luis Enrique
-
Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat
-
Profil Mitchell Baker Bomber Keturunan Semarang-Yogya Harapan Baru Timnas Indonesia
-
BGN Siapkan Sistem Digital, Orang Tua Bisa Pantau Menu MBG
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus