TANTRUM - Kedelai muda atau edamame yaitu jenis polong-polongan memiliki segudang manfaat untuk kesehatan.
Kedelai muda memiliki warna hijau yang dipanen sebelum matang atau mengeras, dapat diolah menjadi camilan.
Katherine Marengo LDN, R.D seorang ahli gizi klinis menerangkan kepada Medical News Today, edamame memiliki tekstur yang lembut dan cocok dikonsumsi selama menyusui.
Sayangnya, edamame dapat memicu alergi makanan. Jadi sebelum mengonsumsinya, pastikan ibu dan bayi tidak memiliki reaksi alergi dari produk kedelai.
Berikut 8 manfaat edamame untuk ibu menyusui:
1. Menghambat pengeroposan tulang
Bunda dapat kehilangan massa tulang selama menyusui karena memproduksi lebih sedikit estrogen, yang merupakan hormon untuk melindungi tulang. Tak hanya itu, kebutuhan bayi akan kalsium juga akan diambil dari tulang ibunya.
Pengeroposan tulang ini dapat dihambat dengan makan edamame karena mengandung kalsium.
Beberapa penelitian menemukan, konsumsi produk kedelai yang mengandung isoflavon dapat menurunkan risiko osteoporosis pada wanita yang menopause dan pasca menopause.
Baca Juga: Wakil Ketua Banggar Muhidin Muhammad Said Terjatuh Saat Sidang Paripurna
2. Menurunkan kolesterol
Edamame bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung karena mengandung serat dan antioksidan.
Beberapa ahli juga menemukan bukti bahwa protein dalam kedelai memiliki sifat yang dapat menurunkan low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat dalam darah.
3. ASI booster
Edamame mengandung nutrisi lengkap yang dibutuhkan Bunda selama menyusui. Dengan makan edamame, produksi ASI juga akan meningkat karena jenis polong-polongan ini mengandung protein yang tinggi.
Selain itu, kandungan asam folat yang terkandung di dalam edamame akan diserap ke dalam ASI, sehingga membuat ASI lebih berkualitas.
4. Tidak menaikkan kadar gula
Manfaat edamame yang penting hampir sama sekali tidak akan menaikkan kadar gula secara drastis, terutama pada ibu yang telah memiliki kadar gula yang tinggi sebelumnya.
Edamame sangat rendah karbohidrat, juga kaya akan protein. Jenis kacang-kacangan ini dikenal karena rendah indeks glikemi, sehingga cocok untuk dijadikan camilan menyusui.
5. Menambah energi
Selama menyusui, sebaiknya Bunda mengonsumsi makanan yang kaya protein untuk menambah energi.
Edamame kaya akan protein, sehingga dapat membantu ibu kembali bugar dan menghilangkan rasa lelah yang berlebihan.
6. Mencegah depresi
Depresi dan stres dapat muncul di awal menyusui. Ibu dapat mencegah tanda-tanda ini dengan mengonsumsi makanan sehat, seperti edamame.
Beberapa penelitian telah mengaitkan kadar asam folat yang rendah dengan terjadinya depresi.
Bila kandungan asam folat yang diasup sesuai, maka risiko depresi dapat ditekan dengan cara menghentikan zat yang disebut homosistein terbetuk di dalam tubuh.
"Tingkat homosistein yang tinggi dapat mencegah darah dan nutrisi lain mencapai otak, serta bisa mengganggu produksi hormon serotonin, yakni hormon yang mengatur mood, tidur, dan nafsu makan," ujar Marengo.
7. Mencegah dan mengatasi peradangan
Menurut studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics, mereka yang mengonsumsi banyak produk kedelai akan memiliki tingkat peradangan yang lebih rendah dalam darah dibandingkan yang tidak.
Edamame mengandung nutrisi yang mirip dengan vitamin B. Kandungan nutrisi ini berkontribusi terhadap kesehatan otot.
8. Menjaga daya tahan tubuh
Edamame juga dapat mendukung sistem kekebalan tubuh atau imunitas. Edamame mengandung copper sekitar 60 persen dari kebutuhan harian yang direkomendasikan.
Copper dikenal sebagai nutrisi yang dapat membantu sistem kekebalan bekerja secara optimal.
Selain itu, edamame juga mengandung fitoestrogen yang dapat mencegah kanker atau penyakit tertentu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik