TANTRUM - Coronavirus Disease 2019 alias COVID-19 tidak hanya menimbulkan gejala saat terinfeksi.
Penyakit yang memicu pandemi ini juga meninggalkan efek sisa, atau yang dikenal dengan long Covid-19.
Gejala long Covid-19 yang terkenal termasuk kelelahan, kabut, dan bagi sebagian orang, hilangnya penciuman dan rasa dalam jangka panjang.
Namun, sebuah studi baru menemukan bahwa ada gejala yang lebih luas, termasuk rambut rontok, kehilangan libido, inkontinensia dan disfungsi ereksi pada lelaki- dan beberapa orang lebih rentan daripada yang lain.
Dilansir dari NY Post diberitakan Suara.com, Rabu, 27 Juli 2022, para peneliti dari University of Birmingham menganalisis catatan kesehatan sekitar 2,4 juta orang di Inggris, menemukan bahwa mereka yang telah terinfeksi Covid-19 melaporkan 63 gejala lebih sering 12 minggu setelah mereka terinfeksi dibandingkan dengan mereka yang tidak terinfeksi.
Para peneliti dari studi tersebut – yang diterbitkan di Nature Medicine – membagi gejala yang paling umum menjadi tiga kategori: gejala pernapasan, kesehatan mental dan masalah kognitif.
Gejala umum lainnya termasuk kehilangan penciuman, sesak napas, nyeri dada dan demam, mual dan muntah, demam, inkontinensia usus, disfungsi ereksi, anhedonia (kurang nikmat) dan pembengkakan anggota badan.
Studi ini menunjukkan bahwa kelompok orang tertentu lebih mungkin untuk mengembangkan COVID panjang, yaitu perempuan, orang yang lebih muda, dan mereka yang termasuk dalam kelompok etnis kulit hitam, campuran, atau lainnya.
Para peneliti juga melaporkan orang-orang dari latar belakang sosial ekonomi rendah, perokok dan orang-orang yang kelebihan berat badan, obesitas atau memiliki berbagai kondisi kesehatan dikaitkan dengan gejala COVID yang persisten, juga menemukan bahwa jenis kelamin biologis dan etnis juga tampaknya berperan.
Baca Juga: Elegan hingga Kasual, 5 Inspirasi Outfit Kencan ala Keisya Levronka Bisa Dicoba
Dr. Shamil Haroon, profesor klinis asosiasi kesehatan masyarakat di University of Birmingham dan penulis senior studi tersebut, mengatakan 'penelitian ini memvalidasi apa yang telah dikatakan pasien kepada dokter dan pembuat kebijakan selama pandemi.'
“Gejala long Covid-19 sangat luas dan tidak dapat sepenuhnya dijelaskan oleh faktor lain seperti gaya hidup, faktor risiko, atau kondisi kesehatan kronis,” tambah Haroon.
“Gejala yang kami identifikasi harus membantu dokter dan pengembang pedoman klinis untuk meningkatkan penilaian pasien dengan efek jangka panjang dari COVID-19, dan untuk selanjutnya mempertimbangkan bagaimana beban gejala ini dapat dikelola dengan baik.”
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan