TANTRUM - Saat memasuki usia dewasa, jumlah teman yang kita miliki perlahan akan berkurang dan hanya tersisa sedikit dari sekian banyak teman yang pernah kita miliki.
Sebagian lainnya mungkin hanya akan menjadi penonton setia di WhatsApp story ataupun IG story.
Beberapa alasan mengapa orang dewasa hanya memiliki sedikit teman diberitakan Suara.com mengutip Yoursay.id, Minggu, 31 juli 2022, diantaranya :
1. Memilih teman dari segi kualitas bukan sekedar kuantitas
Saat memasuki usia dewasa, pola pikir kita juga akan semakin maju dan berkembang. Mungkin dahulu kita hanya memikirkan bagaimana caranya agar memiliki banyak teman sehingga orang akan menilai bahwa kita pandai dalam bergaul. Namun beda halnya ketika memasuki usia dewasa, dimana kita memilih teman berdasarkan kualitas.
Meskipun hanya 3 atau 4 orang, namun mereka dapat menjadi Support System yang baik, dapat saling bertukar pikiran dalam berbagai hal, serta dapat saling tolong-menolong jika salah satunya membutuhkan pertolongan. Hal itulah yang membuat orang dewasa menjadi lebih selektif dalam memilih seorang teman.
2. Sibuk bekerja
Saat seseorang telah memasuki dunia kerja, maka akan semakin terbatas waktunya untuk mencari teman, atau bahkan berkumpul bersama teman - temannya. Pekerjaan menjadi salah satu prioritas dalam hidupnya.
3. Telah memiliki pola pikir masing-masing
Baca Juga: Kematian Brigadir J Makin Diragukan
Mungkin dahulu kita satu suara dengan banyak teman. Namun, kedewasaan membimbing kita untuk menemukan pola pikir yang berbeda pada masing-masing orang.
Hal inilah yang terkadang membuat suasana menjadi canggung ketika bertemu ataupun saat kita saling bertukar pendapat dengan teman. Tak jarang akhirnya kita lebih memilih untuk sekedar basa-basi saja saat berjumpa bersama teman lama.
4. Lebih tertarik untuk Me Time
Kesibukan dalam bekerja ditambah oleh aktivitas lain yang menambah beban pikiran terkadang membuat sebagian besar orang dewasa lebih memilih untuk menghabiskan waktunya untuk sendirian dibanding harus berkumpul bersama orang lain termasuk teman-temannya.
5. Fokus dengan keluarga
Keluarga menjadi prioritas utama dalam kehidupan orang dewasa. Tak seperti remaja yang menghabiskan waktunya bersama teman, bagi orang dewasa keluarga adalah segalanya. Hal ini pula yang mengakibatkan zona pertemanan mereka menjadi kiat menyusut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Nggak Perlu Lagi Maraton Film Berjam-jam, Inilah Tren Drama Pendek yang Bikin Nagih
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
4 Cara Menata Kamar Tidur Biar Hoki Sesuai Feng Shui, Lengkap dengan Rekomendasi Produk dari Azko
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Jaring Bibit Unggul di Sumatra, 15 Atlet Muda Genggam Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026