TANTRUM - Berdasarkan studi terbaru, virus herpes menyebar luas pada orang-orang yang mulai mengenal aktivitas ciuman.
Virus ini biasa menyebabkan ruam atau kulit kering hingga menimbulkan luka pada area sekitar mulut.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, sekitar 3,7 miliar orang di dunia pernah terinfeksi HSV-1 sepanjang hidupnya. Namun hingga kini masih sedikit yang mengetahui penyebaran virus ini.
Beberapa peneliti menjaring DNA gigi pada ratusan orang dari temuan arkeologis kuno, untuk mencari tahu asal muasal penyebaran virus.
"Dengan cara ini kami dapat menentukan bahwa variasi strain modern semuanya berasal dari beberapa waktu di neopolitik akhir, zaman perunggu awal," kata penulis Studi Christina Scheib dari Cambridge University diberitakan AFP, dicuplik dari CNBC, Minggu, 14 Agustus 2022.
Dalam jurnal Science Advance yang diterbitkan (27/7) lalu, menemukan bahwa Herpes merupakan sesuatu yang telah berevolusi bersama manusia untuk waktu yang sangat lama.
Sementara penyebarannya dari beberapa teori dikaitkan dengan migrasi besar-besar dari Eurasia ke Eropa pada 5 ribu tahun lalu.
Sedangkan teori lainnya penyebaran virus didorong dari orang ketika mengenal aktivitas ciuman.
"Saat itu lah orang-orang mulai berciuman secara romantis, itu menjadi salah satu cara untuk mengubah kemampuan penularan virus herpes," kata Scheib.
Baca Juga: Bukan Ferdy Sambo, Siapa Sosok FS Backingan Nikita Mirzani?
Dijelaskan pula sebelumnya virus ini ditularkan dari orang tua kepada anak. namun karena berciuman memberikan cara baru untuk berpindah dari satu inang ke inang lainnya.
"Ada beberapa bukti tekstual mulai menunjukkan di Zaman Perunggu, pasangan romantis mulai berciuman," katanya.
Ciuman paling awal diketahui berdasarkan manuskrip dari Asia Selatan selama zaman perunggu.
Manuskrip menunjukkan bahwa kebiasaan itu mungkin juga ikut bermigrasi ke Eurasia ke Eropa.
Namun sampai saat ini sulit untuk melacak kapan aktivitas ciuman dimulai, apalagi jika dikaitkan dengan penyebaran HSV-1.
Namun jika dilihat dari catatan sejarah dan arkeologi yang ada, keduanya dinilai saling berhubungan.
2 ribu tahun lalu, Kaisar Romawi Tiberius juga diyakini pernah melarang masyarakat untuk berciuman di area resmi untuk mencegah penyebaran herpes.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Jazz! MLDSPOT Siap Bawa Vibes 'Fresh 'N Cool' ke Java Jazz Festival 2026
-
Viral Pocong Bawa Parang Datangi Rumah Warga di Pelalawan, Polisi Turun Tangan
-
Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri
-
Lansia Tewas Terbakar-Suami Kritis, Polisi Tangkap 9 Orang di Bengkalis
-
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Puluhan Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tampil Elegan di Hari Raya, Koleksi Hijab Ini Angkat Kerinduan pada Keindahan Tanah Suci
-
Giliran Plt Gubri SF Hariyanto Rombak Habis Jajaran Dinas PUPR Riau
-
Takbiran Idul Adha Berapa Hari? Ini Perbedaannya dengan Takbir Idul Fitri
-
5 HP Midrange Kamera Terbaik 2026 yang Wajib Dilirik, Hasil Foto Setara Flagship!
-
30 Menit di Neraka Azteca: Semifinal Paling Gila yang Ubah Sejarah Piala Dunia