TANTRUM - Sebanyak 1.510 santunan diberikan kepada lansia dan 453 santunan diberikan kepada yatim duafa oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung. Pembagian ini bekerja sama dengan Kantor Pos Indonesia.
Penyerahan secara simbolis diberikan di Kantor Pos Asia Afrika, Kota Bandung, Senin 21 Agustus 2022. Kolaborasi antara Baznas Kota Bandung dan Kantor Pos Indonesia bertujuan agar penerima manfaat bisa mendapat santunan dengan mengunjungi Kantor Pos terdekat.
Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kota Bandung, Ustaz Irfan Farid Taufik menyampaikan, jumlah penerima santunan diambil dari 151 kelurahan di Kota Bandung. Rinciannya: ada 10 lansia dari 1 kelurahan, dan 3 yatim duafa dari 1 kelurahan yang diberi santunan.
“Bantuan untuk lansia dan yatim dhuafa ini adalah salah satu wujud perhatian Baznas Kota Bandung untuk penerima manfaat yg pada umumnya sudah tidak lagi atau belum memiliki kemampuan untuk bekerja dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar mereka sehari-hari,” kata Irfan.
Program santunan untuk lansia dan anak yatim duafa ini telah dilaksanakan di tahun-tahun sebelumnya. Bantuan rutin disalurkan 4 bulan sekali dengan besaran Rp200.000 per bulan untuk lansia duafa dan Rp150.000 per bulan untuk anak yatim duafa.
Total Baznas Kota Bandung telah memberikan santunan sebesar Rp1.479.800.000 untuk periode Juni – Agustus 2022.
“Sebagaimana sepanjang tahun 2021, pada tahun 2022 ini program tersebut juga kami laksanakan dalam bentuk bantuan rutin yang disalurkan setiap 4 bulan sekali,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kota Bandung, Ahmad Husen, menyampaikan, santunan untuk lansia dan anak yatim duafa ini diberikan setiap empat bulan sekali selama satu tahun
Pengambilan santunan dilakukan di kantor pos terdekat dengan menunjukan kode atau resi pengambilan yang sudah diberikan oleh Baznas Kota Bandung.
Baca Juga: Fakta-fakta Seputar Dugaan Kebocoran Data 17 Juta Pelanggan PLN
Husen juga menyampaikan, penyaluran periode pertama bulan Januari sampai April telah dilaksanakan pada Ramadan tahun ini.
“Penyaluran periode bulan Januari sampai April kita serahkan waktu bulan Ramadan kemarin, dan untuk periode bulan Juni sampai Agustus kami salurkan melalui kantor pos,” ungkapnya.
Melalui keterangan resminya, Ketua Baznas Kota Bandung, Akhmad Roziqin menyebut, penyaluran bantuan untuk lansia dan anak yatim duafa ini, sejalan dengan program perlindungan dan pemenuhan hak anak serta peningkatan pemberdayaan perlindungan pemenuhan hak lanjut usia dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bandung 2018 – 2023.
“Program ini menunjukkan komitmen Baznas Kota Bandung untuk terus berpartisipasi dan berkontribusi dalam pembangunan Kota Bandung. Khususnya terkait dengan masalah sosial kemanusiaan, melalui dana zakat, infak, dan sedekah yg dititipkan oleh umat Islam melalui Baznas Kota Bandung,” ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123