TANTRUM - Kementerian Kesehatan RI memperbarui total data kasus suspek cacar monyet di Indonesia.
Berdasarkan data yang dihimpun Senin (12/9), ada 60 orang diduga terkait cacar monyet, salah satunya terkonfirmasi positif.
Dari total tersebut, 50 kasus dinyatakan discarded atau dipastikan negatif cacar monyet sehingga dikesampingkan.
Juru bicara Kementerian Kesehatan RI Mochammad Syahril mengungkap sembilan kasus lain masih dianalisis terkait kemungkinan terpapar monkeypox. Pemeriksaan biasanya rampung dalam dua hingga tiga hari ke depan.
"Paling banyak ditemukan di DKI Jakarta. Sembilan sampel masih menunggu hasil lab dari BKPK: 7 dari DKI Jakarta, 1 Banten, dan 1 Jawa Barat," kata Syahril dicuplik dari detikcom, Rabu, 14 September 2022.
Berikut temuan data kasus cacar monyet per Senin (12/9).
- Konfirmasi : 1 kasus
- Discarded : 50 kasus
- Suspek : 9 kasus (menunggu hasil lab)
- Total 60 kasus
Belakangan, kasus kematian monkeypox alias cacar monyet kembali dilaporkan di New York, Amerika Serikat. Pasien tersebut mengalami gangguan kekebalan tubuh.
"Warga itu mengalami gangguan kekebalan yang parah dan telah dirawat di rumah sakit," kata Departemen Kesehatan Publik Los Angeles dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Reuters.
Baca Juga: Permintaan Maaf Politikus PDIP Effendi Setelah Bikin Tersinggung Prajurit TNI
Tag
Berita Terkait
-
PT Pos Indonesia Sasar Pasar Mahasiswa
-
PCV Nasional Digelar, 373 Ribu Anak Jawa Barat jadi Target Imunisasi
-
Jurnalis Perempuan Pejuang Itu Bernama Rasuna Said
-
Hari Ulang Tahun Singa Betina Pergerakan Kemerdekaan Indonesia Dirayakan Google Doodle
-
Siapa Dara Arafah? Simak Profil dan Biodata Selebgram Ini
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Para Metalhead Merapat! Jay Weinberg Mau Jual Topeng Slipknot
-
Terjebak Macet ke Merak? Tenang, Ada Dispensasi 12 Jam untuk Tiket Kapal Feri
-
Anggaran MBG dan Kopdes Merah Putih Tak Akan Dipotong di Tengah Efisiensi Akibat Konflik di Teluk
-
Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari
-
Laporan Intelijen AS Sebar Fitnah Tentang Mojtaba Khamenei, Reaksi Donald Trump Jadi Sorotan
-
BRI Siapkan Rp25 Triliun Uang Tunai dan Posko Mudik BRImo 2026, Dukung Pulang Kampung Lebaran
-
Cara Kerja Fitur 'Anti Tarbrak' Pada Mitsubishi Xforce yang Bikin Pengemudi Terasa Lebih Aman
-
Geger! Dana Gereja Rp28 Miliar Diduga Raib dari BNI, Ratusan Jemaat Kepung Kantor Cabang
-
Through the Olive Trees: Karya Agung Sinema Iran yang Puitis dan Modern
-
Amuk Celurit di Cilincing: Sopir Angkot Tewas Dibacok, Pelaku Diciduk Saat Bersembunyi di Kontainer