TANTRUM - Ratusan orang diduga meninggal dunia dan luka-luka akibat kerusuhan terjadi paska Arema FC Kalah 2-3 dari Persebaya.
Hingga saat ini penanganan dan pendataan atas korban masih dilakukan. Sebelumnya, kesebelasan Arema FC kalah 2-3 dari tamunya Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga I, Sabtu (01/10/2022) di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur.
Tidak terima atas kekalahan itu, ribuan pendukung tuan rumah merangsek masuk ke dalam lapangan dan memicu kericuhan di lapangan. Akibatnya, sejumlah korban berjatuhan.
Sementara di luar stadion, suporter Aremania meluapkan emosi sehingga terjadi kericuhan. Ada sekitar 40 orang meninggal dunia saat kerusuhan di Kanjurahan setelah pertandingan Arema FC dan Persebaya Surabaya.
Seperti yang dilansir dari akun twitter @GambrengCrew yang membagikan sebuah tangkapan layar grup WA yang mengabarkan kerusuhan di Stadion Kanjuruhan.
Informasi yang dibagikannya, diduga ada sekitar 40 orang tewas. Namun masih dalam pendataan atau belum valid.
Tidak hanya itu, sekitar 100 orang masih dalam perawatan di RSUD Kanjuruhan, Kabupaten Malang dan RS Wava Husada. Jumlah luka-luka juga masih dalam pendataan.
Korban yang meninggal dunia dan terluka di antaranya dari kepolisian dan Aremania. Selain itu ada juga 2 Ransus Polri hancur, pagar stadion rusak, dan lampu stadion padam.
Namun salah satu akun twitter Ilham Prasetyo @IlhamPrasetyo01 mengabarkan, bahwa korban tewas akibat kerusuhan ini disebutkan mencapi sekitar 110 orang. Namun, jumlah Itu belum termasuk yang di rumah sakit.
Baca Juga: Membeli Hewan Peliharaan, Agar Berkah Panjatkan Doa Ini
Melalui akun twitter, PSSI mengecam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan tersebut. Kecaman itu dikeluarkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Yunus Nusi dalam rilisnya Minggu (2/10/2022) dini hari.
Dalam rilis tersebut Yunus Nusi memastikan panitia pertandingan (panpel) Arema FC akan mendapat sanksi keras jika kerusuhan itu terbukti di dalam lapangan.
Selain sanksi denda, PSSI juga mengancam Singo Edan tidak bisa menjadi tuan rumah dalam beberapa pertandingan.
"PSSI sangat mengecam kerusuhan ini. Namun, sekali lagi kami belum bisa menyimpulkan apa-apa," kata Yunus Nusi.
Guna memastikan data dan fakta mengenai kerushan di Kanjurugan PSSI menerjunkan tim investigasi ke lapangan.
"Tetapi, sanksi keras akan menimpa Arema jika semuanya terbukti. Tim investigasi PSSI akan segera bertolak ke Malang," kata Yunus.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Murah 2026, Performa Ngebut untuk Jangka Panjang
-
Air Laut Pasang dan Hujan Deras Rendam Bone: 2 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Bongkar Masterplan John Herdman untuk Piala Asia 2027: Padukan Bintang Lokal dan Diaspora Eropa!
-
5 Mobil BMW Ini Konon Mudah Dirawat bak Toyota, Harganya Cuma Segini
-
Promo Indomaret 10 Mei 2026, Belanja Hemat untuk Stok Mingguan
-
Johan Manzambi Yakin Timnas Swiss Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Meski Sama Sekali Tak Dijagokan
-
Secangkir Kopi: Antara Jeda, Ambisi Anak Muda, dan Dompet yang Kritis
-
Nils Liedholm: Gelandang Elegan nan Garang, Pahlawan Swedia di Piala Dunia 1958
-
Selebgram Arjun Lantam Dihujat Usai Bikin Challenge Matikan Token Listrik Warga
-
Promo Indomaret Hari Ini 10 Mei 2026, Diskon Kopi Bubuk Instan