TANTRUM - Dua gunung api yaitu Marapi di Sumatera Barat dan Gamalama di Ternate, Maluku Utara terus mengalami perubahan aktivitas vulkanik di September 2022.
Meski secara umum status keduanya di level II atau waspada dengan frekuensi kegempaan yang sangat kecil.
Menurut Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Hendra Gunawan, dalam status level II atau waspada ini potensi adanya letusan sangat minim di kedua gunung api tersebut, tetapi tetap berbahaya jika mendekati daerah kawah.
"Tapi dalam bulan September ini menunjukan adanya sedikit perubahan. Dimana di Gunung Marapi contohnya di daerah puncaknya ada deformasi (perubahan fisik gunung). Dan pada saat yang sama sangat banyak pendaki yang kesana. Kami mohon juga pendaki ini selalu mendapat informasi dari BPBD atau pemerintah daerah setempat," ujar Hendra ditulis, Jumat, 7 Oktober 2022.
Sedangkan untuk Gunung Gamalama, Hendra mengatakan kerap kali masih terjadi gempa tektonik lokal yang memicu terjadinya letusan freatik yang berakibat semburan abu vulkanik.
Lokasi Gunung Gamalama, berdekatan dengan bandara udara setempat. Sehingga potensi abu yang dihembuskan oleh gunung api itu dapat mengganggu keselamatan jalur penerbangan.
"Efek vulkanik yang ditimbulkan oleh Gunung Gamalama berbeda dengan Gunung Marapi. Bukan langsung dari magma di perut gunung, namun dari kejadian gempa tektonik lokal," kata Hendra.
Hendra menambahkan sedangkan gunung api lainnya yang berstatus level II atau waspada tetap dipantau selama 24 jam.
Diantaranya Gunung Sinabung di Sumatera Utara, Kerinci di Sumatera Barat, Dempo di Sumatera Selatan, Bromo di Jawa Timur, Raung di Jawa Timur, Rinjani di NTB, Sangeangapi di NTB, Ile Werung di NTT, Awu di Sulawesi Utara, Karangetang di Sulawesi Utara, Lokon di Sulawesi Utara, Soputan di Sulawesi Utara, Banda Api di Maluku, Dukono di Maluku Utara, dan Gunung Ibu di Maluku Utara.
Baca Juga: Najwa Shihab Punya Jawaban Tegas Soal Ocehan Nikita Mirzani
"Dari 127 gunung api yang dipantau oleh PVMBG, terdapat 70 lebih gunung api tengah mengalami aktivitas vulkanik aktif. Terdapat 4 gunung api dengan status level III atau siaga, yaitu Gunung Api Merapi di DIY, Gunung Api Anak Krakatau di Lampung, Gunung Api Semeru di Jawa Timur, dan Gunung Api Ili Lewotolok di NTT," sebut Hendra.
Hendra mengungkapkan pada status level III atau siaga ini, masyarakat atau warga sekitar gunung api diimbau kewaspadaannya jika terjadi aktivitas vulkanik.
Mereka juga dilarang melakukan kegiatan dalam zona bahaya aktivitas vulkanik yang dapat diketahui dengan melihat peta kawasan rawan bencana (KRB) gunung api yang telah diterbitkan otoritas mitigasi bencana geologi tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek