Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Jepang memfasilitasi penandatanganan MoU antara PPT Energy Trading (PPT ET) Jepang dengan dua mitra Indonesia, yaitu PT. Agro Industri Mandiri, dan PT Inti Persada untuk suplai biomassa.
Selain itu, KBRI juga memfasilitasi penandatanganan MoU dengan PT Riu Mamba Karya Sentosa dan PT Alam Bumi Cemerlang untuk studi konstruksi pabrik wood pellet, di Fukuoka, Jepang, Jumat.
"KBRI Tokyo senantiasa siap menjadi jembatan berbagai peluang kerja sama," kata Dubes RI untuk Jepang Heri Akhmadi dalam keterangan yang diterima, di Jakarta, Sabtu.
Indonesia, kata dia, diberkahi dengan kekayaan biomasa yang melimpah dengan industri kehutanan yang besar dan merupakan salah satu pengekspor produk kayu terbesar di dunia.
Ekspor komoditas cangkang kelapa sawit Indonesia ke negara-negara seperti Jepang untuk bahan baku biomasa, juga trennya meningkat, kata dia lebih lanjut.
Peningkatan tren tersebut, menurut dia, menjadi peluang yang besar bagi kerja sama Indonesia dan Jepang, khususnya untuk sektor energi terbarukan dalam upaya bersama mencapai target netralitas karbon kedua negara.
Seiring komitmen pemerintah untuk konversi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) menjadi Tenaga Biomasa (PLTBm) dan kebutuhan biomassa yang tinggi di Jepang, Dubes Heri yakin peluang kerja sama di sektor energi kedua negara terbuka lebar.
Chairman Kyudenko Corporation Matsuji Nishimura juga menekankan pentingnya kerja sama pengembangan energi terbarukan untuk dekarbonisasi sebagaimana komitmen Jepang.
Karena itu, ia menilai kerja sama dengan Indonesia, yang memiliki kawasan Hutan Tanaman Energi yang luas, sangat penting.
Baca Juga: Kak Seto Buka Suara Soal Anak Bungsu Putri Candrawati yang Tak Lain Hasil Adopsi
Sementara itu, Kepala Pertamina East Asia sekaligus Presiden Direktur PPT Energy Trading Co Ltd Agus Witjaksono mengatakan kerja sama akan difokuskan pada energi biomasa karena Indonesia memiliki sumber daya biomasa besar untuk pasokan ke pasar Jepang.
"Dengan penandatanganan MOU antara PPT Energy Trading dengan partner Indonesia, kami harap dapat lebih banyak kontribusi dalam supply biomasa dari Indonesia ke Jepang," demikian kata Agus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Batam dan Sekitarnya, Kamis 26 Februari 2026
-
Resmi Diproduksi, Film Filosofi Teras Tawarkan Solusi Hidup Rasional
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jadwal Imsakiyah Pekanbaru dan Sekitarnya, Kamis 26 Februari 2026
-
Arsenal Belum Layak, Bayern Munich Jadi Favorit Juara Liga Champions Musim Ini
-
Pesan Dirut LPDP ke Alumni: Lu Pakai Duit Pajak, Ingat Itu!
-
Ambisi Pribadi Maarten Paes: Tak Ingin Diabaikan Pelatih hingga Mau Jadi Kapten Ajax
-
Benarkah Nizam Dianiaya Demi Tutupi Dugaan Hubungan Terlarang Ibu Tiri dengan Anak Angkat?
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional