Ekonomi digital, energi hijau, dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan sektor potensial yang bisa dikembangkan dalam kerja sama kawasan ASEAN dan Uni Eropa.
“Hubungan yang sudah berjalan baik ini harus dimanfaatkan dengan terus menjaga kolaborasi yang erat antardua kawasan," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
International Monetary Fund (IMF) memperkirakan ekonomi kawasan ASEAN tetap stabil dengan tumbuh mencapai 4,3 persen year on year (yoy), di tengah kemungkinan ada krisis multidimensional di tingkat global pada 2023.
Tidak terkecuali Indonesia, pertumbuhan ekonomi nasional akan mencapai hingga 5,3 persen yoy pada 2023.
“Pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan kinerja yang mengesankan, di mana pada kuartal III-2022 telah melampaui pertumbuhan periode sebelum masa pandemi di 2019, dengan capaian pertumbuhan ekonomi sebesar 5,72 persen,” kata Menko Airlangga.
Keketuaan ASEAN tahun depan yang dipegang oleh Indonesia akan mengusung tema “ASEAN Matters: Epicentrum of Growth” dengan tiga agenda utama prioritas yaitu recovery-rebuilding, digital transformation, dan sustainability.
Sejalan dengan hal tersebut, Presiden Dewan Eropa Charles Michel akan mendorong lebih erat kerja sama antara dua kawasan yaitu ASEAN dan Uni Eropa.
“Uni Eropa siap bekerja sama atau berkolaborasi dengan ASEAN, khususnya di beberapa sektor seperti konektivitas, ekonomi digital, perubahan iklim, serta krisis pangan dan keuangan global,” kata Michel.
Dalam kesempatan ini, sejumlah negara ASEAN juga berharap kerja sama dengan Uni Eropa dapat lebih ditingkatkan.
Baca Juga: Cerita Selebgram Reynard Gozali, Toko Sepatunya Jadi Langganan Raffi Ahmad cs
EU-ASEAN Business Council (EU-ABC) juga telah menerbitkan EU-ASEAN Business Sentiment Survey 2022 yang mencatat optimisme para pelaku usaha Eropa terhadap iklim perdagangan dan investasi di kawasan ASEAN.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Kemenbud Turun Tangan! Pertegas Dukungan untuk Balinale demi Bawa Film Indonesia ke Panggung Dunia
-
Kebakaran Lahan Kepung Sisi Gerbang Tol Kramasan Ogan Ilir
-
Gara-Gara Diomelin Ibu di Dapur, The Sabron Family Sukses Beli Rumah di Usia Belasan!
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta