/
Kamis, 02 Februari 2023 | 17:57 WIB
Petugas PLN tengah memperbaiki listrik. (Dok: PLN)

TANTRUM - Badan Usaha Milik Negara PT PLN (Persero), melalui anak usahanya PT PLN Batam, akan menyediakan layanan listrik superpremium untuk mendukung pertumbuhan sektor industri di Batam, Kepulauan Riau.

Dirut PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, Batam menjadi salah satu wilayah dengan pelanggan prioritas yang besar bagi PLN.

"Kami berkomitmen akan terus melayani kebutuhan industri di Batam. Melalui PLN Batam, kami akan menyediakan layanan yang superpremium untuk mendukung pertumbuhan industri di Batam. Dengan listrik yang andal dan terjangkau, kami yakin PLN Batam dapat menjadi jantung dari pertumbuhan ekonomi di sini," katanya.

PLN Grup, kata ia, tak hanya memberikan pasokan listrik andal, tetapi juga menyuplai kebutuhan listrik melalui sumber energi bersih.

"Kami bukan hanya menyediakan listrik, kami berkembang dan siap menghadirkan layanan yang jauh lebih beragam sesuai kebutuhan pelanggan. Batam akan menjadi role model. Dan, seantero Indonesia akan menjadikan Batam sebagai best practice dan percontohan," kata dia.

Ia berharap melalui pergelaran acara Investor and Bussines Forum dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi di Kota Batam, Rabu (1/2/2023), geliat roda perekonomian di wilayah Batam yang berada jalur perdagangan internasional menjadi lebih optimal dan maju.

Darmawan menjelaskan, seiring dengan pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan konsumsi listrik di Batam juga mengalami lonjakan signifikan.

Berdasarkan catatan PLN, sepanjang 2022, konsumsi listrik meningkat sebesar 14,71 persen dari 2,56 juta megawatt hour (MWh) pada 2021 menjadi 2,94 juta MWh pada 2022.

"Tahun 2022, pertumbuhan konsumsi listrik di Batam luar biasa, kalau tahun 2021 hanya tumbuh 5,01 persen, tahun 2022 ini lebih dari 14 persen. Ini menjadi sinyal pertumbuhan roda ekonomi Batam yang kembali pulih pascapandemi," katanya.

Baca Juga: Dinda Hauw dan Rey Mbayang Dihujat, Boleh atau Tidak Pasutri Pamer Kemesraan Menurut Hukum Islam?

Selain itu, geliat pertumbuhan ekonomi di Batam juga terlihat dari potensi kebutuhan listrik di Batam melalui pertumbuhan industri mengingat Batam merupakan kawasan yang menjadi wilayah dengan potensi bisnis masa depan. Apalagi, Batam menjadi bagian dari rantai pasok komoditas Internasional.

Ekonomi di Kota Batam pada 2021 mampu tumbuh 4,75 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau sebesar 3,43 persen dan secara nasional 3,69 persen. Bahkan pada triwulan II tahun 2022 perekonomian Batam tumbuh 5,01 persen.

Pertumbuhan ekonomi juga terlihat dari mulai pulihnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Batam. Pada 2020, jumlah wisatawan hanya sekitar 2.000 orang, sementara pada 2022 sudah lebih dari 565 ribu.

Load More