TANTRUM - Industri penyelenggara kegiatan (event) dan komunikasi kreatif di Indonesia masih memiliki potensi yang tumbuh besar. Saat ini kondisi event dan komunikasi kratif belum belum dimaksimalkan dengan baik.
CEO Threego Indonesia Group Miftakul Arif mengatakan, tahun 2023 akan menjadi tahun kembali bersinarnya industri penyelenggara kegiatan sebagai salah satu penggerak industri perekonomian kreatif, yang bisa dicapai melalui model bisnis terintegrasi dengan konsep kolaborasi kreatif antar unit bisnis di bawah naungan Threego Indonesia Group.
"Melalui lebih dari 120 unit bisnis yang terintegrasi di dalam Threego Indonesia Group, kami memiliki target untuk dapat berakselerasi meningkatkan potensi industri kreatif hingga tiga kali lipat, serta mencapai target pendapatan hingga sebesar Rp1 triliun," kata Miftakul.
Threego Indonesia Group menilai, target tersebut akan tercapai melalui pemaksimalan konektivitas dan integrasi seluruh bisnis unit yang terdapat di dalam ekosistem group dengan mengedepankan output kreativitas yang maksimal.
Ia mengatakan, berbagai keunikan dan kekuatan seluruh unit serta semakin luasnya jaringan bisnis yang tersebar di seluruh nusantara akan makin memperkuat kapabilitas dari Threego Indonesia Group.
Dengan memberikan strategi komunikasi dan penyelenggaraan kegiatan yang berdampak positif yang tidak hanya bagi sektor swasta namun juga industri ekonomi kreatif tanah air.
Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Rizki Handayani Mustafa, MBTM mendukung penuh ekosistem yang diciptakan oleh Threego Indonesia.
"Di sini kita bisa lihat ecosystem events yang luar biasa khususnya kaitannya dengan kreatif, target penyerapan tenaga kerja dan target impact secara evaluasi secara ekonomi yang dibutuhkan oleh kita semua,” kata Rizki.
Ekonomi kreatif merupakan salah satu sektor yang diharapkan mampu menjadi pilar perekonomian Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.
Saat ini, pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia menunjukkan tren positif, sehingga perkembangan sektor ini menjadi salah satu fokus pemerintah.
"Kemenparekraf membuat dua direktorat daerah, nasional dan internasional salah satunya untuk melakukan pendampingan kepada pemerintah daerah dan para pelaku event daerah," kata Rizki melanjutkan jika dilihat arah kedepannya industri ini industri yang mempunyai potensi yang sangat luar biasa dan DNA orang Indonesia adalah kreativitas.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
On Point! 4 Inspirasi Street Style ala Juhoon CORTIS buat Daily OOTD-mu
-
Derbi Panas hingga Big Match di GBK, Ini Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026 Pekan ke-20
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Rencana Pendidikan Solo 2026, Respati Fokus Kesejahteraan Guru dan Kualitas Pembelajaran
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Auto2000 Kantongi Ribuan Unit Pemesanan Veloz Hybrid Meski Belum Ada Harga Resmi
-
5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis, Jangan Paksa Jalan Tanjakan
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih