TANTRUM - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggenjot pendanaan kreatif pembangunan infrastruktur transportasi nasional melalui berbagai skema kerja sama dengan berbagai pihak baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan, pendanaan kreatif non APBN melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) terus dilakukan untuk mempercepat pembangunan sarana dan prasarana transportasi, di mana masih ada selisih yang cukup besar antara kebutuhan investasi infrastruktur transportasi dengan kemampuan pendanaan APBN.
Berdasarkan RPJMN 2020-2024, kebutuhannya mencapai Rp1.288 triliun dan masih ada "gap" dengan sumber pendanaan APBN per tahunnya sekitar 40-65 persen.
Menhub mengungkapkan, proyek KPBU di Kemenhub jumlahnya semakin bertambah. Hingga saat ini, sudah ada 17 proyek KPBU yang terdiri atas dua proyek di sektor transportasi udara, empat proyek di sektor transportasi laut, sembilan proyek di sektor transportasi darat dan perkotaan, dan dua proyek di sektor perkeretaapian.
Dari 17 proyek itu, di antaranya pembangunan KA Makassar-Parepare sepanjang 142 kilometer (km) dengan nilai investasi sebesar 67,89 juta dolar AS, pembangunan Pelabuhan Patimban dengan nilai investasi sebesar 1,09 miliar dolar AS serta Pelabuhan Anggrek dengan nilai investasi sebesar 71,49 juta dolar AS.
Selain itu, pembangunan Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) dengan nilai investasi sebesar 119,22 juta dolar AS dan pembangunan Bandara Kediri yang diprakarsai oleh PT Gudang Garam Tbk dengan nilai investasi sebesar 600 juta dolar AS.
"Memang yang kami lakukan masih sedikit tetapi ke depan kami akan tingkatkan proyek KPBU sektor transportasi. Kami akan memanfaatkan aset yang dimiliki baik itu terminal, stasiun, bandara, pelabuhan, dan aset lainnya untuk dikerjasamakan dengan para investor agar aset yang dimiliki lebih produktif dan dapat menghasilkan manfaat yang optimal bagi masyarakat," ujar Menhub.
Sejumlah upaya yang dilakukan Kemenhub untuk meningkatkan pelaksanaan proyek KPBU di sektor transportasi,yaitu meningkatkan pemahaman para sumber daya perhubungan (SDM) perhubungan tentang "best practice" proyek KPBU, mengevaluasi secara berkala untuk menentukan skala prioritas pembangunan yang akan dikerjasamakan.
Kemudian, melakukan penyederhanaan dan penyesuaian regulasi internal, mengusulkan simplifikasi proses KPBU, menguatkan struktur simpul KPBU yang ada di Kemenhub, dan lain sebagainya.
Baca Juga: Pendapatan Usaha Elnusa Capai Rp 12,3 Triliun Pada 2022
Menhub menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Keuangan dan PT PII sebagai "special mission vehicle" (SMV) Kemenkeu yang telah memberikan dukungan penjaminan terhadap tiga proyek KPBU sektor transportasi dengan nilai Rp3,9 triliun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL