/
Selasa, 18 April 2023 | 14:20 WIB
Ilustrasi Whatsapp (Pexels.com/Rahul Shah)

Dimulai dari ajakan memberikan pesan yang apa adanya, lalu yang kedua hindari penggunaan kata "jika.." agar lebih tulus, serta kirimkan ucapan yang tidak terlalu panjang agar efektif.

Ucapan sesuai KBBI

"Purna sudah puasa kita setelah sebulan penuh melalui Ramadan. Semoga segala amal kita diterima dan rahmatullah tercurah berlimpah kepada kita. Kini tiba saat merayakan hari kemenangan bersama kerabat dan sahabat. Selamat Idulfitri. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita dapat berjumpa lagi pada Ramadan berikutnya."

Ide ini datang dari Ivan Lanin sosok yang dikenal karena kecintaannya pada Bahasa Indonesia.

Dengan menggunakan Bahasa Indonesia sesuai KBBI saat memberikan ucapan Lebaran di tahun ini, harapannya pengirim pesan dan penerima bisa lebih memahami Bahasa Indonesia sesuai kaidahnya. Cara ini juga bisa menghangatkan hubungan keduanya.

Lebaran adalah rumah sebuah pengingat untuk pulang

"‘Selama masih ada rumah untuk pulang dan memulai segalanya’ seperti bulan Ramadan yang selalu mampu mempertemukan momen intim untuk perjumpaan keluarga dan memulai kembali kebersamaan yang mungkin banyak terlewat. Ada haru, iya. Tapi rasa syukurnya pasti selalu terjaga. Bulan penuh maaf baik lahir dan juga batin untuk kita semua! Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1444 H, semoga berkah serta niat kebaikan selalu mendekat pada kita dibulan yang siang dan malam harinya ini mulia ya!"

Kali ini ucapan Lebaran datang dari penyanyi dan penulis lagu Kunto Aji, ia mengungkapkan setiap ucapan penuh makna dapat dibuat asalkan pengirim pesan dapat memanfaatkan kedekatan dan momen indah bersama penerima pesan dalam komunikasinya.

"Hal penting ketika mengirimkan pesan Ramadan untuk keluarga dan teman-teman dekat bisa sepersonal mungkin agar tetap meaningful. Kita bisa mengekspresikan segala bentuk kejadian-kejadian atau momen menarik untuk dapat selalu dikenang," kata Kunto.

Baca Juga: Resep Bubur Manado Sulawesi Utara, Khas Pakai Ikan Kering

Kata maaf untuk Ibu berucap jujur dari hati

"Mam, maafin Chelo ya. Sering jarang di rumah, sering sibuk kerja, sering gak sempat makan di rumah padahal itu masakan paling enak di dunia. Selamat lebaran ya, semoga kita masih sempat rasain lebih banyak lebaran bersama."

Ucapan lebaran sederhana yang terakhir ini datang dari Penulis Marchella FP, ia memberikan rekomendasi untuk orang-orang yang ingin memberikan pesan penuh arti terkait lebaran untuk Ibu-nya.

“Menulis pesan Ramadan menurutku perlu kejujuran dari hati, tidak hanya formalitas dan duplikasi kata maaf yang rasanya jadi sama rata maknanya. Tidak selalu kata walau tangan tak sampai dan kalimat indah lainnya yang buat hati tersentuh. Kadang sekadar menyematkan nama yang dituju, berucap jujur tanpa fitur pengirim segaram otomatis, rasanya jauh lebih bermakna,” ungkap Marchella.

Load More