Pemilik nama asli Nina Carolina tersebut berniat membeli speaker dari salah satu brand terkenal. Ia bahkan merogoh kocek hingga jutaan Rupiah untuk satu speaker itu. Sayangnya, ketika paket Mpok Alpa datang, bukan speaker yang ia terima melainkan sebungkus kopi sachet.
Mpok Alpa pun kesal dan langsung membeberkan pengalamannya itu di media sosial.
"Telah terjadi penipuan, penipuan, penipuan buat para pembeli di toko oren ya. Yang belanja di yang toko oren, tahu kan toko oren?" ujar Mpok Alpa, dikutip dari unggahan Instagram Folkshitt, Kamis (19/10/2023).
"Lo mau tahu gue barusan nih paketan gue datang nih lihat," tambahnya.
Mpok Alpa menunjukkan isi paket yang ia terima sambil menjelaskannya dengan nada suara yang sangat kesal. Dalam video itu, terlihat ada sebungkus kopi instan yang diterima oleh sang komedian.
Mpok Alpa pun membanting paket itu saking kesalnya karena barang yang diterima sangat jauh dari apa yang ia harapkan.
Bagaimana tidak geram, Mpok Alpa membayar speaker yang dibelinya seharga Rp5,5 juta namun yang datang hanya sebungkus kopi.
"Gue beli JBL party go, JBL kan gede banget soundnya. Segini harganya 5 juta 5 ratus (rupiah) nih lihat yang nyampe begini. Lo tahu yang nyampe ape, nih," jelas Mpok Alpa.
Mpok Alpa menceritakan bahwa ia awalnya mencari speaker tersebut secara online. Karena jenis speaker yang dicari sudah susah didapati di Jakarta, maka Mpok Alpa mencarinya secara online di daerah lainnya.
Ia sebelumnya sudah bertanya kepada penjual toko online soal ketersediaan barangnya. Setelah dikonfirmasi bahwa speaker yang diinginkan ada, Mpok Alpa langsung membelinya.
Lalu ketika paket yang diterima tidak sesuai dengan pesanan, Mpok Alpa langsung menghubungi penjualnya lagi.
Penjual speaker itu justru berdalih bahwa kopi yang diterima oleh Mpok Alpa adalah bonus dan barang yang dibeli akan sampai dalam beberapa haru lagi.
"Gue tanya, ternyata di luar daerah ternyata ada. Karena laki gue mau banget dapet lah. Gue juga udah chat, ready ngga, katanya ready. Ya udah gue order harganya 5 juta 5 ratus. Ditipu pas nyampe begini," jelasnya.
"Katanya bonus, katanya ini bonus, barangnya sampai 3-4 hari lagi. Bayangin bonusnya begini, nggak masuk akal," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil