Umi Pipik memberikan peringatan keras soal cara memberikan dukungan untuk Palestina. Di mana, Umi Pipik ternyata kurang setuju dengan orang yang mendukung Palestina dengan membagikan foto buah semangka.
"Jangan ganti bendera Palestina dengan semangka. Sama saja mengikuti maunya Zionis biadab. Hal itu justru melambangkan ketidakberdayaan," tulis Umi Pipik di Instagram, dikutip pada Jumat (3/11/2023).
"Pada 1967 para Zionis menganggap pengibaran bendera Palestina di wilayah yang diambil alih zionis merupakan hal ilegal dan bisa dibunuh. Kita tahu sendiri warga Palestina nggak dibekali senjata makanya mau nggak mau mereka ikutin kemauan zionis," sambungnya.
Umi Pipik kemudian menjelaskan soal makna bendera bagi suatu negara sebagai sesuatu yang sakral. Sehingga tidak ada yang bisa mengganti bendera dengan apa pun.
"Bendera adalah lambang negara dan merupakan hal yang sakeral. Saat ini para zionis pasti tertawa melihat kita yang mengganti bendera Palestina dengan semangka yang artinya kita pun tidak berdaya untuk mengibarkan bendera Palestina," pungkasnya.
Unggahan video serta tulisan tersebut pun memunculkan perdebatan di kolom komentar. Ada yang setuju dengan pendapat tersebut ada juga yang tidak setuju dengan pedapat tersebut.
"Ini bukan kita tidak berdaya menyerah atau kalah, tapi lambang semangka untuk mengantisipasi, setiap orang yang bersuara tentang Palestinian," tulis salah satu netizen.
"Sekarang lagi banyak yang di-banned gara-gara bersuara Palestinia. Dan perlu diketahui kita akan terus support Palestinia walau hanya lewat sosmed," imbuh netizen itu lagi. (Ismail)
Baca Juga: Asnawi Mangkualam dan Fuji Bakal Nikah Tahun Depan? Begini Tanggapan Haji Faisal
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati