SuaraTasikmalaya.id – Tanggal 31 Oktober merupakan salah satu hari ketika hampir seluruh masyarakat di berbagai negara, merayakan malam Halloween.
Pada malam Halloween biasanya orang-orang akan mengenakan kostum bernuansa yang unik dan menyeramkan, misalnya kostum karakter-karakter pada film horor atau karakter seperti pahlawan yang ada di film-film lainnya.
Warga Arab Saudi ikut merayakan Halloween, dimana pesta Halloween ini identik dengan budaya Barat, begini potretnya yang membuat heboh.
Termasuk Riyadh Arab Saudi untuk merayakan hari Halloween ini daerah Boulevard diubah menjadi tempat untuk pesta kostum dengan bertemakan “Akhir Pekan Menakutkan (Scary Weekend)”.
'Scary Weekend' adalah acara bertema kostum kedua yang diadakan di ibu kota. Acara serupa, pesta topeng berlangsung di Riyadh Boulevard Riyadh City pada 17 dan 18 Maret 2022. Acara yang lalu disebut sebagai pesta kostum terbesar di Arab Saudi.
Pesta tersebut diselenggarakan selama dua hari yaitu tanggal 27 hingga 28 Oktober dan acara tersebut di sponsori oleh pemerintah.
Untuk masuk pesta acara Halloween tersebut diberikan akses masuk gratis ke Boulevard dengan syarat, yang akan masuk dengan menggunakan kostum dan berdandan yang menakutkan.
Dalam acara tersebut didedikasikan untuk menampilkan penyamaran yang menakutkan dan memamerkan desain kreatif warga Saudi.
Para peserta di acara tersebut dianggap memaknai Halloween sebagai bentuk hibur saja, terlepas kebiasaan yang jauh dari budaya Arab atau Islam secara khusus.
Baca Juga: Polemik Pesta Halloween di Arab Saudi hingga Pelarangan Maulid Nabi Muhammad
Tidak hanya itu saja, dalam acara Halloween tersebut dilengkapi dengan pertunjukan kembang api, sound effect yang disempurnakan dan dekorasi tempat yang seram.
Gelaran festival Halloween yang berada di Arab ini membuat memicu perbincangan hangat di media sosial, perayaan ini dianggap dan dinilai sebagai catatan baru dalam reformasi sosial di bawah penguasaan de facto.
Putra mahkota Muhammad bin Salman soal perayaan di negara tersebut ultra-konservatif ini telah menuai kritik di sejumlah media sosial.
Beberapa menilai bahwa Arab Saudi telah menetapkan standar ganda dengan tidak menggelar perayaan Maulid Nabi.
Pasalnya, pemerintah tidak mengizinkan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Namun, acara yang tidak sesuai dengan syariat malah digelar di negeri konservatif itu. (*)
Sumber: ANTARA
Berita Terkait
-
Ria Ricis Cosplay Jadi Ratu Kegelapan, Publik: Ratu Mermaid Berganti Tahta
-
Polemik Pesta Halloween di Arab Saudi hingga Pelarangan Maulid Nabi Muhammad
-
Polisi Selidiki Sekelompok Orang Diduga Provokator Aksi Dorong Penyebab Tragedi Itaewon
-
Adu Gaya Kim Kardashian VS Anya Geraldine Jadi Mutan di Halloween 2022: Siapa Lebih Kece?
-
Apa yang Sebenarnya Terjadi di Itaewon? Pesta Halloween yang Berujung Petaka
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
Terkini
-
Heboh! Di Sini Calon Politisi Perempuan Diminta Layanan Seks demi Tiket Pemilu
-
Info A1: Perang Lawan Iran karena Kebodohan Trump Ditipu Lobi Israel dan Tokoh Media AS
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Fatia Maulidiyanti Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Trump Tak Bisa Jamin Keamanan, Presiden Meksiko: Timnas Iran Boleh Main di Negara Kami
-
Minyak Dunia Tembus USD 100, Bahlil Bakal Hitung Harga BBM Setelah Maret
-
Pejabat Militer Israel Bongkar Detik-detik Ali Larijani Dihabisi di Rumah Aman
-
Gelar Doa Bersama, Fatia Maulidiyanti Tuntut Negara Agar Kasus Andrie Yunus Mendapat Jalan Terang
-
Bulog Gelar Mudik Gratis 2026, Berangkatkan 750 Pemudik ke 15 Kota
-
Iran Balas Operasi Gabungan, Rudal Hantam Kota Israel dan Pangkalan Amerika Serikat