SuaraTasikmalaya.id - Rupanya untuk bertaubat dibutuhkan komitmen dan keseriusan untuk selalu mendapat ampunan Allah SWT.
Jika taubat dilakukan hanya sekadar di lisan tanpa diikuti dengan perangkat lainnya, niscaya umat Islam akan kembali tergelincir berbuat dosa kembali.
Lantas seperti apa yang sebenar-benarnya taubat?
Ustaz Adi Hidayat dalam satu kajian keagamaan menjelaskan, jika niat dan keinginan bertaubat harus dibarengi dengan konsistensi dan kesungguhan.
Jika umat muslim melakukan taubat yang sebenar-benarnya Adi Hidayat mengatakan, rahmat Allah akan senantiasa mengalir pada orang tersebut.
Bahkan Allah akan selalu memberi perlindungan pada umat yang bertaubat, agar dibentengi dari kembali membuat dosa-dosa yang menyesatkan.
1. Sebenarnya taubat
Umat muslim yang bulat tekad bertaubat, kata Adi Hidayat maka akan ada di dalam dirinya untuk selalu mengerjakan amal shaleh.
Namun, jika tidak ada keinginan itu, maka kemungkinan taubat yang pernah dilakukan hanya sebatas di mulut.
Ustaz Adi Hidayat mengatakan, umat muslim yang benar taubatnya maka muncul keinginan selalu mengerjakan amal shaleh.
Dengan begitu, Ustaz Adi Hidayat mengajak umat muslim untuk senantiasa benar-benar bertaubat.
2. Jangan menunda taubat
Ketika benar-benar taubat, maka kata Ustaz Adi Hidayat, akan terlihat dari ciri-ciri yang kasat mata.
Dikatakannya, benar setiap diri manusia tidak akan bisa luput dari namanya dosa.
Akan tetapi, jika ada kesadaran apa yang dilakukan akan berdosa, maka segeralah bertaubat.
Berita Terkait
-
Sholat Taubat Dilakukan Kapan? Ini Waktu Terbaik dan Tata Cara yang Benar
-
Bacaan Sholat Taubat Rakaat Pertama dan Kedua, Lengkap dengan Tata Cara
-
PSSI-nya Iran Adukan Timnas AS ke FIFA soal Penghapusan Lafaz Allah
-
Nagita Slavina Pakai Cincin Berlafadz Allah, Warganet: Harganya Juga Bikin Nyebut Ya Allah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Generasi Muda Makin Ramai Masuk Bisnis Waralaba, Mengapa Sektor F&B hingga Ritel Jadi Favorit?
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Lolos dari Lubang Jarum, Ekuador Tebas Jerman dan Melaju ke Babak 32 Besar
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna: Teman Teduh Memeluk Kerapuhan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru