SuaraTasikmalaya.id – Helatan pemulu 2024 makin menghagat saja. Sejumlah Lembaga survei mulai pamer hasil tentang siapa yang menguat seiring waktu mendekati pilpres 2024.
Dalam area survei, Pulau Jawa merupakan yang terbesar suaranya, yakni mencapai 60 persen.
Dalam hal ini Lembaga survei Poltracking Indonesia mengumumkan tentang hasil survei tiga tokoh yang namanya sering disebut-sebut jadi capres untuk Pilpres 2024 nanti.
Ketiga nama tersebut adalah Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo.
Untuk mengetahui seberapa kuat peluang mereka, Poltracking melakukan survei di Pulau Jawa saja, tepatnya di lima provinsi.
Kelima provinsi tersebut di antaranya adalah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Survei Poltracking ini dilakukan dalam rentan waktu 26 November hingga 2 Desember 2022.
Dalam survei tersebut ada 1000 responden yang dilibatkan di tiap provinsi.
Berikut adalah hasil dari survei ketiga nama tersebut.
DKI Jakarta
1. Anies Baswedan: Suara 49,6 %
2. Ganjar Pranowo: Suara 27,5 %
3. Prabowo Subianto: Suara 15,7 %
Banten
1. Anies Baswedan: Suara 47,6 %
2. Prabowo Subianto: Suara 28,5%
3. Ganjar Pranowo: Suara 16,1%
Jawa Barat
1. Anies Baswedan: 36,3%
2. Prabowo Subianto: Suara 30,8%
3. Ganjar Pranowo: Suara 18,7%
Jawa Tengah
1. Ganjar Pranowo: Suara 71,4%
2. Prabowo Subianto: Suara 10,8%
3. Anies Baswedan: Suara 9%
Jawa Timur
1. Ganjar Pranowo: Suara 36,1%
2. Prabowo Subianto: Suara 25,5%
3. Anies Baswedan: Suara 19,6%
Elektabilitas Anies Tertinggi di Jakarta
Hasil lainnya tentang yang dikeluarkan survei Poltracking adalah terkait elektabilitas para tokoh di DKI Jakarta.
1. Anies Baswedan: 49,6 %
2. Ganjar Pranowo: 27,5 %
3. Prabowo Subianto: 15,7 %
4. Ridwan Kamil: 3,2 %
5. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY): 2,3 %
6. Erick Thohir: 1,7 %
7. Sandiaga Uno: 1,4 %
Di bawah 1 %
Puan Maharani
Khofifah Indar Parawansa
Andika Perkasa
Airlangga Hartarto
Ahmad Heryawan
Luhut Binsar Panjaitan
Muhamad Mardiono
Mahfud MD
Listyo Sigit Prabowo
Zulkifli Hasan
Yahya Cholil Staquf
Tito Karnavian
Muhaimin Iskandar. (*)
Berita Terkait
-
Deklarasi Anies Baswedan Batal, Surya Paloh Mengaku Apes Bandar Kecil Tak Merapat apalagi Pemodal Besar
-
Ade Armando: Jika Umat Kristen Bersatu Ganjar Pranowo Menang, Anies Baswedan Tumbang di Pilpres 2024
-
Henry Subiakto Sebut Prabowo Ingin Teruskan Kepemimpinan dan Pembangunan daripada Anies Baswedan yang Antitesa Jokowi
-
Menhan RI Kerap Puji Jokowi, Henry Subiakto: Prabowo Lebih Ingin Teruskan Kepemimpinan daripada Anies Baswedan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026