SuaraTasikmalaya.id-Jodoh itu sudah ditentukan Allah SWT itu merupakan takdir. Makanya sering ada ungkapan kalau sudah jodohnya tak akan ke mana, yang mengatur jodoh Yang di Atas.
Tapi jodoh itu harus dijemput, seperti halnya rezeki jodoh juga harus diusahakan, Masalahnya bagiaman cara menurut Islam untuk menjemput jodoh.
Ahli Tafsir yang juga cendekiawan Muslim Indonesia Prof Quraish Shihab, berpesan kepada para jomblo atau yang belum punya pasangan jangan menunggu jodoh.
“Pemudadan pemudi yang jomblo jangan nunggu jodoh,” terangnya dalam tayangan YouTube Najwa Shihab bertajuk “Jodoh itu Rezeki, Bagaimana Menjemputnya?
Quraish Shihab mengatakan cari jodohmu dengan cara-cara yang dibenarkan Allah swt,” imbuh Prof Quraish Shihab.
Lebih lanjut ia menjelaskan, jodoh merupakan bagian dari rezeki yang harus dicari dan dijemput melalui mekanisme yang diperbolehkan dalam syariat.
“Jodoh itu rezeki. Jemputlah jodoh dengan cara yang dibenarkan agama. Cari simpati, berdandan yang baik, berilmu yang tinggi, biar orang senang pada Anda,” jelas Pendiri Pusat Studi Al-Qur’an itu.
Pada kesempatan itu, Prof Quraish Shihab mendapatkan pertanyaan unik. Ia ditanya, jika jodoh adalah rezeki, bagaimana ketika dua orang sudah menjalin hubungan serius (berjodoh), namun dalam perjalanannya pasangan tersebut berpisah. Apakah hal itu menandakan rezekinya terputus?
Spontan Prof Quraish Shihab terkekeh sejenak. Ia menjelaskan, boleh jadi, putusnya hubungan seseorang dengan yang dicinta menandai terputusnya rezeki dengan orang tersebut. Namun, Prof Quraish Shihab mengingatkan untuk tidak berkecil hati dan optimis kelak akan mendapatkan orang yang lebih baik.
Baca Juga: Terjerat Kasus Korupsi, Eks Bupati Indragiri Hilir Ditahan 20 Hari ke Depan
“Rezekinya terputus dengan orang itu, tetapi masih bisa mendapatkan yang lebih baik dari itu,” ujar doktor lulusan Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, itu.
Sakit bukan rezeki Lebih lanjut ia menjelaskan, rezeki pada dasarnya adalah sesuatu yang bermanfaat. Dalam konteks sakit, ia mengartikan hal itu bukanlah tergolong pada kategori rezeki.
“Itu bukan rezeki, tapi dampaknya bisa bermanfaat buat Anda. Karena dengan penyakit kalau dijalani dengan sabar, Anda dapat ganjaran. Dengan penyakit, kalau Anda mau menarik pelajaran, Anda bisa menarik pelajaran dari itu. Tetapi pada dasarnya, rezeki itu yang diperoleh dan dimanfaatkan dalam arti yang positif,” jabar ulama keturunan Arab Quraisy-Bugis itu.
Maka itu, ia mengajak agar seseorang senantiasa berdoa untuk memohon rezeki yang halal, rezeki yang membahagiakan dunia dan akhirat, memohon rezeki dengan aneka macamnya mulai dari yang berbentuk materi sampai immaterial.
“Memohon diperkaya hati kita dengan kepuasan setelah usaha maksimal, memohon agar dianugerahi Allah segala macam kebaikan bersama keluarga, teman-teman di dunia dan di akhirat,” pungkas Prof Quraish Shihab.
Sumber: Youtube Nazwa Shihab
Berita Terkait
-
Tips Menggunakan Media Sosial secara Positif dari Prof Quraish Shihab: Batasi Pembicaraan
-
10 Potret Artis Nobar Final Piala Dunia 2022, Ada yang Langsung Nonton di Qatar
-
Najwa Shihab Pernah Ditawarin Jadi Menteri Tapi Menolak: Kalau Jadi Presiden atau Wakil ya Ok
-
'Jangan Semua Dikaitkan Agama' Ramai Cocoklogi Kemenangan Tim Piala Dunia Disorot Quraish Shihab
-
Apakah Nabi Pernah Mengucapkan Selamat Natal? Ternyata Ada Dalilnya!
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta BertindakTegas
-
Gran Turismo: Kisah Inspiratif Seorang Gamer Menuju Dunia Balap Profesional
-
Puluhan Warga Tulungagung Tumbang Keracunan MBG, Kasus Sengaja Ditutup-tutupi?
-
Wuling Aira ev Bertema Toy Story Curi Perhatian di GIIAS 2026
-
Bea Cukai Pamer Kawasan Berikat Serap 20 Ribu Tenaga Kerja, Setoran Pajak Tembus Rp 21,41 T
-
Bea Cukai Ungkap 80% Nilai Ekspor CPO Berasal dari Kawasan Berikat
-
Powerbank Penumpang Batik Air Terbakar Saat Terbang
-
5 Tanaman Hias Pembawa Rezeki di Depan Rumah Menurut Feng Shui, Penarik Energi Positif
-
Kasus Obesitas RI Bisa Ancam Beban Ekonomi Puluhan Triliun per Tahun
-
Perbanas: Nominal Tabungan Masyarakat Terus Menurun, Rata-rata Hanya Punya Rp1,7 Juta