Suara.com - Memasuki semi final Piala Dunia 2022, banyak suporter yang mulai mengaitkan kemenangan sebuah tim sepak bola dengan agama. Ulama kondang Profesor Quraish Shihab pun punya pandangan tersendiri mengenai anggapan tersebut.
Quraish Shihab dikenal sebagai ulama yang cukup aktif mengikuti dunia sepak bola. Ayah presenter Najwa Shihab ini menegaskan bahwa tidak ada kaitannya antara sepak bola dan kemenangan tim tertentu dengan sentimen agama.
Ulama yang semasa mudanya kerap bermain bola bersama Gus Mus dan almarhum Gus Dur ini mengingatkan kembali soal pemahaman agama di ranah sepak bola ini dengan mencontohkan kemenangan Arab Saudi atas Argentina di babak penyisihan grup beberapa waktu lalu.
"Itu (kemenangan) karena Saudi, Pemerintah Saudi, berhasil menyampingkan, menghentikan ajaran Wahabi. Ini tidak ada kaitannya," kata Quraish Shihab saat membahasnya bersama sang putri, Najeela Shihab yang diunggah, Kamis (8/12/2022).
Najeela lantas menanyakan kembali soal isu yang ramai di gelaran Piala Dunia 2022 soal pro kontra LGBT di Qatar.
Banyak suporter yang mengaitkan kekalahan Timnas Jerman lantaran begitu getol mendukung LGBT sejak awal pertandingan meski dilarang oleh FIFA.
Quraish Shihab menyebut bahwa kaitan soal LGBT dengan kekalahan atau kemenangan itu tidak bisa dibenarkan lantaran tidak ada hubungannya. Menurutnya, sepak bola memiliki ilmu tersendiri yang tidak harus dikaitkan dengan pemahaman sosial lain.
"Tidak harus berkata demikian karena pada dasarnya permainan bola itu sekarang adalah ilmu," jelas Quraish Shihab.
"Ada kelemahannya, ada taktik. Di samping itu ada semangat, ada kerja sama," lanjut mantan Menteri Agama tersebut.
Baca Juga: Jadi Edisi Piala Dunia Terakhir, Cristiano Ronaldo Bilang Waktunya Menjadi Penasihat yang Baik
Kendati begitu, doa untuk kemenangan tim juga diperlukan selama dilakukan denan cara yang wajar. Namun tidak harus setiap hal dihubungkan dengan agama.
"Jangan semua dikaitkan dengan agama," tegas Quraish Shihab.
Contoh berlanjut ketika Timnas Maroko secara mengejutkan kembali menuai kemenangan hingga melaju ke babak semi final Piala Dunia 2022. Ada yang mengaitkannya dengan video pembacaan Surat Yasin, shalawat, dan lainnya sebagaimana ajaran Islam Sunni yang dianut mayoritas bangsa Maroko.
"Itu wajar saja sebagai selingan, tapi jangan itu yang dijadikan dasar, karena kalau besok ini Maroko kalah diangapnya Islam yang kalah, gara-gara agama," kata Najeela yang divalidasi anggukan kepala Quraish Shihab.
Berita Terkait
-
Jadi Edisi Piala Dunia Terakhir, Cristiano Ronaldo Bilang Waktunya Menjadi Penasihat yang Baik
-
Dilarang Qatar, Kaum LGBTQ Kibarkan Bendera Pelangi Pakai Filter AR di Piala Dunia 2022
-
Harry Kane Diyakini Tertekan Setelah Inggris Tersingkir di Perempat Final Piala Dunia 2022
-
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2022 Qatar: Kroasia vs Argentina dan Maroko vs Prancis
-
Jadwal Semifinal Piala Dunia Qatar 2022 Lengkap dengan Fakta Menariknya
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar