SuaraTasikmalaya.id - Berikut ini profil Mario Fabiyo Londok, kiper yang dirumorkan akan digaet Persib Bandung.
Rumor transfer pemain Liga 1 terus bergulir.
Seperti dikutif dari denpasar.suara.com, salah satunya Persib Bandung dikabarkan akan memboyong Mario Fabiyo Londok dari Persipura Jayapura di Liga 2 Indonesia.
Jika pemain berusia 25 tahun itu jadi bergabung kemungkinan besar bakal ada Kiper Persib Bandung yang dipinjamkan.
Pemain berposisi penjaga gawang tersebut dikabarkan bakal melengkapi kuota penjaga gawang tim Persib yang kini diisi beberapa kiper senior seperti I Made Wirawan, Teja Paku Alam, Fitrul Dwi Rustapa, Reky Rahayu dan Satrio Azhar.
Lalu siapa sebenarnya Mario Fabiyo Londok?
Dilansir dari berbagai sumber, Mario Fabiyo Londok lahir di
Kotamobagu Sulawesi Utara, 14 November 1997.
Ia terakhir bermain untuk Persipura Jayapura di Liga 2 Indonesia.
Pada Liga 2 yang kini terhenti, Mario Fabiyo Londok bermain sebanyak 3 pertandingan dengan kemasukan 1 gol dan 2 kali clean sheets.
Persipura sendiri baru 6 kali bermain di Liga 2 sebelum dihentikan oleh PSSI.
Mario Fabiyo Londok memiliki tinggi 1,80 dikontrak Mutiara Hitam sejak 15 April 2019 dan berakhir pada 9 September 2022. Jadi saat ini berstatus bebas transfer.
Pemain ini sebelumnya pernah memperkuat sejumlah klub di Liga 2 Indonesia seperti Persidago Gorontalo, Martapura dan Celebest FC sebelum dikontrak Persipura.
Mario Fabiyo Londo bernilai pasar Rp434 Juta.
Jik benar Mario Fabiyo Londo digaet Persib, maka ini akan menjadi seperti Fitrul Dwi Rustafa yang digaet Persib yang juga berasal dari Persipura.
Bahkan Mario Fabiyo Londo satu angkatan atau sama-sama kiper Persipura di tahun 2019 bersama Fitrul, Dede Sulaiman dan Gerri Mandaiagi.
Persib diperkirakan membutuhkan tambahan kiper untuk menjaga kemungkinan I Made Wirawan pensiun. Sementara kiper muda seperti Satrio Azhar belum bisa diberi menit bermain. Terlebih Fitrul dan Rexy masih belum menemukan performa terbaiknya.**
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah