SuaraTasikmalaya.id - Berikut 5 pelatih dengan Win Rate tertinggi di BRI Liga 1, Luis Milla tak tertandingi.
BRI Liga 1 akan memasuki pekan ke-20. Hingga kini untuk pemuncak klasemen sementara masih diduduki PSM Makassar dengan 38 poin.
Di posisi papan atas persaingan terjadi dengan sangat ketat
Di posisi kedua Madura United dengan 36 poin dan ketiga Persib Bandung juga dengan 36 angka.
Posisi keempat ditempati Persija Jakarta dengan 35 poin, kelima Bali United dengan 34 poin.
Keenam Borneo FC dengan 33 angka.
Setiap Minggu update klasemen sementara liga 1 bisa diketahui dengan cukup mudah.
Namun tidak dengan klasemen sementara Win Rate pelatih di liga tersebut.
Win Rate atau peringkat kemenangan pelatih menunjukkan angka persentase kemenangan pelatih bersangkutan dalam memoles timnya.
Baca Juga: Pemain Persib Rachmat Irianto Sudah Pintar Bahasa Sunda? Hanya Salah Huruf, Begini Kata Bobotoh
Ternyata berdasarkan 10 pertandingan terakhir, pelatih dengan 'Win Rate' tertinggi di 10 pertandingan terakhir dipegang pelatih Persib Bandung, Luis Milla.
Dilansir dari akun @persib.stats, Win Rate Luis Milla mencapai 90.91%.
Posisi kedua ditempati Bernardo Tavares, pelatih PSM Makassar dengan 72.22% kemenangan.
Posisi ketiga Thomas Doll Persija dengan Win Rate 65.79% .
Berikut di posisi keempat ditempati pelatih Madura United, Fabio Lefundes dengan win Rate 65,68%.
Dan urutan kelima diduduki pelatih Bali United, Stefano Cugurra dengan 63,89%.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Malaysia Masters 2026: Lolos Babak Utama, Kadek Dhinda Tantang Jagoan Thailand
-
Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla
-
Teks Pidato Resmi Menteri Komunikasi dan Digital untuk Upacara Harkitnas 2026
-
BRIN Ingatkan Prabowo soal Reformasi Politik, Khawatir Pemilu 2029 Bisa Bermasalah
-
Gubernur Bobby Nasution Targetkan RS Internasional Sumut Beri Layanan Medis Kelas Dunia
-
Iritnya Sedan Murah Suzuki Bisa 29,7 Km per Liter, Harga Mirip Brio
-
7 Rekomendasi Parfum Pria Tahan Lama di Alfamart yang Wanginya Nagih
-
Bakal 'Sakti' Seperti KPK, Komnas HAM Diusulkan Bisa Lakukan Penyidikan dan Tuntut Pelanggar HAM
-
Jelang Laga Krusial Manchester City, Mikel Arteta Mendadak Jadi Suporter Bournemouth
-
Kenapa Orang Rela Antre demi AP x Swatch? Fenomena FOMO dan Budaya Luxury