SuaraTasikmalaya.id - Event Piala Dunia Klub 2023 di Maroko ternyata membawa berkah. Untuk pertama kalinya hasil keputusan Video Assistant Referee (VAR) bisa diketahui langsung oleh seluruh penonton di stadion.
Dalam laga putaran pertama antara Al Ahly vs Auckland City, Kamis (2/2/23), yang dimenangkan Al Ahly 3-0, sebuah sejarah penting tercipta.
Dilansir dari mirror.co.uk (02/02/2023), wasit asal Cina, Ma Ning, mengumumkan lewat speaker stadion hasil VAR yang dilihatnya di monitor.
Tak pelak, 47.000 penonton di Stadion Grand Stade de Tanger pada saat itu juga langsung paham akan insiden yang baru saja terjadi.
Wasit Ma Ning berkata lewat mikrofon kecil yang menempel di wajahnya, dan sistem pengeras suara pun mengumandangkan ucapannya ke seluruh penjuru stadion.
“Diputuskan dilakukan tendangan bebas. Pemain Auckland nomor 3 (Adam Mitchell) menghalangi upaya mencetak gol,” begitulah apa yang diucapkan Ning dan didengarkan seisi stadion.
Apa yang dilakukan Ning mirip dengan yang dilakukan para wasit NFL atau american football. Pelanggaran atau kejadian krusial langsung diputar video rekamannya dan hasil keputusan wasit langsung diumumkan lewat speaker.
Selama ini VAR memang kerap menuai kritik, terutama dari penonton yang hadir langsung di stadion.
Meski ada tayangan video slow motion di layar besar, namun hasil keputusan wasit tetap tertutup. Wasit di lapangan dan wasit di ruang VAR hanya berkomunikasi dua arah lewat radio.
Dengan begitu, penonton pun hanya bisa bertanya-tanya atau menebak-nebak keputusan apa yang diambil wasit, karena tak diumumkan secara terbuka.
Meskipun diumumkan, hanya lewat peluit, isyarat tangan, atau gestur tubuh wasit. Atau hasil keputusan hanya ditampilkan singkat di layar monitor stadion.
FIFA memutuskan menerapkan kebijakan VAR yang baru ini dengan menguji cobanya di gelaran Piala Dunia Antar Klub di Maroko, 2-12 Februari 2023.
Kabarnya jika uji coba ini sukses, sistem VAR baru tersebut akan diterapkan di Piala Dunia U-20 dan Piala Dunia Wanita.
Bisa jadi kelak sistem VAR terbaru ini juga akan merambah ke kompetisi bergengsi lainnya. Macam Liga Champions UEFA atau bahkan liga terbaik dunia saat ini, Liga Primer Inggris. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Bank Sumsel Babel Permudah Akses Bandara, Tol, dan LRT di Palembang, Cukup Tap Tanpa Antre
-
Rahasia LG Jual 3,2 Juta WashTower, Fokus Konsumen hingga Bidik Pasar Indonesia
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Persiapan Haji 2026, Layanan Jemaah Jadi Prioritas
-
Ruang Rawat Inap RSUD Berkah Pandeglang Ambruk, Pasien Panik Berhamburan Selamatkan Diri
-
Karhutla Riau Diprediksi Meningkat di Juni 2026 Akibat El Nino