SuaraTasikmalaya.id - Manchester City dan Newcastle United akan bertemu di Stadion Etihad di Liga Primer Inggris, Sabtu malam (4/3/23) pukul 19.30 WIB.
Newcastle berusaha untuk bangkit dari kekalahan di final Piala Liga dari MU, akhir pekan lalu.
Sementara Man City berusaha mempertahankan momentum kemenangan usai menang 3-0 di babak kelima Piala FA pada tengah pekan lawan Bristol City.
City sebelumnya menang 4-1 lawan Bournemouth di Liga Primer untuk memastikan mereka tetap menguntit pemimpin klasemen Arsenal.
The Citizens masih harus mengejar ketinggalan 5 poin di belakang The Gunners dengan 13 pertandingan tersisa. Sementara Manchester United memburu mereka di urutan ketiga dengan jarak 6 poin.
Setelah periode panjang main tandang, anak asuh Pep Guardiola akhirnya kembali main di kandang, Stadion Etihad.
Tercatat, 4 dari 5 pertandingan City di bulan Maret akan dimainkan di kandang, termasuk laga lawan Newcastle ini.
The Citizens punya rekor ciamik menjamu Newcastle di rumah sendiri. Mereka 13 kali menang dalam laga kandang Liga Primer terakhir lawan The Toon Army.
Man City saat ini juga merajut rekor kandang terbaik di Liga Primer musim ini, mengumpulkan 31 poin dari kemungkinan 36 angka.
Baca Juga: Fuji Kepergok Jalan Bareng El Rumi, Kasihan Dech Thariq Halilintar
Rekor itu hanya ternoda oleh kekalahan 2-1 dari Brentford dan imbang 1-1 dengan Everton. The Citizens juga telah mencetak total 41 gol liga di kandang sejauh musim ini. Lebih banyak dari tim mana pun di empat divisi teratas Inggris.
Anak asuh Pep seharusnya tak bermasalah untuk membobol gawang Newcastle. Mereka punya rekor mencetak gol di setiap laga dari 28 pertemuan sebelumnya dengan The Magpies di Liga Inggris.
Namun, City tengah dalam masalah soal clean sheet alias tak kebobolan. Gawang mereka hanya mencatat 3 nirbobol dalam 16 laga terakhir mereka. Sebuah PR besar yang butuh segera diselesaikan.
Newcastle Coba Move On
Fans Newcastle begitu bergelora kala tim mereka turun ke lapangan Wembley untuk pertama kalinya sejak 1999 saat final Carabao Cup lawan MU, Minggu lalu.
Namun, asa untuk mengangkat trofi domestik besar pertama mereka selama 68 tahun pupus di tangan anak asuh Erik ten Hag. MU yang jadi juara berkat gol babak pertama dari Casemiro dan Marcus Rashford.
Tag
Berita Terkait
-
Jurgen Klopp: Saya Tak Suka Sesuatu Berbau Positif di Manchester United, tapi Jelas Saya Suka Moncernya Marcus Rashford
-
Lagi Melawak, FIFA Malah Susun Formasi Tak Lazim Saat Umumkan Para Pemenang FIFPro Best World XI 2023
-
Punya Skuad Melimpah di Chelsea, Pelatih Graham Potter Masih Saja Mengeluh Sulit Merotasi Pemainnya
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Ritual Menginjak Kepala Kerbau Jadi Sorotan, Ini Makna Prosesi Adat yang Dijalani Jokowi di Lampung
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia
-
Suatu Malam bersama Tiga Peronda Misterius
-
Adu Gengsi 56 Klub Terbaik Tanah Air, Kejurnas Antarklub Basket U16 & U18 2026 Resmi Dimulai!
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Serial Anime RE:BEL ROBOTICA Resmi Diumumkan, Berlatar Shibuya Tahun 2050
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina