SuaraTasikmalaya.id – Kebakaran depo Pertamina Plumpang yang membuat masyarakat geger karena menelan banyak korban ini ternyata sudah ditakuti oleh sebagian penduduk setempat.
Seperti yang dikutip dari akun @myungoliya, “Sebagai warga Tanjung Priok yang gue takutin tuh 1 Laut Jakarta. 2 Depo Pertamina Plumpang dan 3 Kontainer," tulisnya Jumat (3/3/2023).
Melihat dari geografisnya, Pertamina Plumpang ini memang berlokasi di pemukiman yang padat penduduk dan berpotensi menimbulkan cukup banyak korban.
Dilansir dari Antara.com, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara, Rizal mengatakan, peristiwa kebakaran ini mengakibatkan terbakarnya pemukiman warga di Jalan Tanah Merah Bawah, RT 12 RW 09, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja
Lantas, apa saja fakta dibalik kebakaran di Plumpang ini. Mari simak hingga akhir!
1. Langit gelap penuh dengan asap
Insiden kebakaran terjadi sekitar pukul 20.16 WIB pada Jumat (3/3/2023) malam. Kobaran api membumbung tinggi dan membuat langit di sekitar lokasi kejadian menjadi gelap karena tertutup asap hitam.
2. Hingga kini telah menewaskan 17 orang
Jumlah korban meninggal dunia kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja Jakarta Utaran, saat ini tercatat 10 orang dewasa dan 3 anak-anak.
Baca Juga: Venna Melinda Cabut Gugatan Cerai, Verrel Bramasta Buka Suara: Penting Mama Bahagia
3. Puluhan orang terkena luka-luka
Korban luka bakar yang telah dievakuasi ada sebanyak 49 orang luka berat yang terdiri dari 3 anak dan 46 dewasa, sementara 2 lainnya luka sedang. Selain itu, terdapat 8 orang yang belum ditemukan.
4. Mendirikan banyak tempat pengungsian
Terdapat beberapa tempat pengungsian, di antaranya. Warga yang mengungsi ke markas PMI Jakarta Utara mencapai 338 jiwa.
Para warga itu juga tersebar di sejumlah posko, di antaranya RPTRA Rasela sebanyak 256 jiwa, Kantor Dinas Tenaga Kerja sebanyak 74 jiwa, Kantor Kelurahan Rawa Badak Selatan sebanyak 65 jiwa.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta pun mendirikan dua lokasi pengungsian.
Tag
Berita Terkait
-
Sejarah Depo Pertamina Plumpang, Pernah Terbakar 14 Tahun Lalu
-
Pray For Plumpang Menggema di Media Sosial, Terekam Video Kepanikan Warga
-
Kondisi RSUD Koja Pasca Ledakan di Depo Pertamina Plumpang
-
Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Berdatangan ke RS Koja
-
Suasana Mencekam di Lokasi Kebakaran Depo Pertamina Plumpang
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ratusan Warga Asing Ditangkap di Apartemen Baloi View Batam, Diduga Pelaku Scam
-
BRI Cepu Siapkan Skenario Terburuk Gempa dan Longsor, Latih Karyawan Demi Layanan Tetap Prima
-
Mengenal Barong Tagalog, Busana Khas Filipina yang Dipakai Prabowo di KTT ke-48 ASEAN
-
Liburan di Gili Trawangan Bakal Punya Vibes Baru, Resort Glamping Tepi Pantai Ini Buka Juli 2026
-
Biodata, Umur, dan Pekerjaan Mentereng Aksa Anak Soimah yang Baru Menikah
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, Antam Alami Perubahan
-
Di Tengah Gempuran Gadget, Pojok Baca Jadi Cara Sederhana Meningkatkan Literasi
-
Pengasuh di Tulungagung Culik Bayi 17 Bulan, Tertangkap Saat Hendak Seberangi Selat Sunda
-
Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir