SuaraTasikmalaya.id- Bagaimana suasa Ramadan di Kampung Naga Tasikmalaya? Tentu beda dengan di masyarakat umum, serba tradisional dan sederhana. Jauh dari gebyar keramaian. Tak ada pengeras suara dan lampu peneranngan listrik
Kampung Naga Kabupaten Tasikmalaya berada di Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Lokasinya memang bukan termasuk daerah terpencil, dari jalan nasional Tasikmalaya-Garut hanya sekitar 1 kilometer. Lokasinya bisa dilihat dari jalan.
Masyarakat Kampung Naga memang masih memegang tradisi, warganya tidak ingin budaya luar masuk ke kampung naga. Termasuk modernisasi. Warga di sana tak memakai lampu listrik dari PLN, untuk penerangan cukup menggunakan cempor (lampu minyak) atau petromak.
Karena serba tradisional begitupun saat menyambut Ramadhan, seperti tahun sebelumnya kegiatan Ramadhan 2023 pun diisi dengan keguatan sederhana.
Maksudnya tak ada suara hingar bingar suara petasan. Dan tak ada juga keriuhan mempersiapkan takjil dan baju baru untuk lebaran. Justru masyarakat kampung adat menjalni puasa apa adanya dengan tetap menjung karifan lokal.
Tampak terasa kesan khidmat dan kerendahan hati warga kampung adat dalam menjalankan ibadah puasa.
Seperti yang dilakukan warga Kampung Naga. Di kampung Naga, warga berbuka puasa dengan memakan bahan-bahan makanan yang dihasilkan dari bumi kampungnya.
Beras dari sawah yang ditanam sendiri, sayur-mayur dari kebun yang mereka petik sendiri, dan ikan dari sungai Ciwulan yang mereka pancing sendiri.
Tidak ada menu istimewa yang sengaja dihidangkan sebagai kompensasi menahan lapar seharian seperti yang banyak terjadi di perkotaan.
Baca Juga: Ide Konten Terbaik saat Bulan Ramadhan untuk YouTuber, Apa Saja?
Aktivitas warga pun berlangsung sebagaimana hari-hari lain di luar Ramadan. Para perempuan masih menumbuk padi untuk makanan sehari-hari.
Anak-anak juga masih dengan sabar menapaki ratusan anak tangga dalam perjalanan pergi dan pulang sekolah.
Kampung naga pun tetep dibuka untuk kunjungan para wisatawan mancanegara dan lokal. Pria-pria kampung Naga yang bekerja sebagai pemandu kunjungan dengan sabar menemani dan menjawab pertanyaan dari para pengunjung.
Menurut salah satu warga Kampung Naga, Abah Ayo (56), tidak ada yang istimewa dengan pelaksanaan ibadah puasa di kampungnya.
Hanya ada dulag di masjid kampung yang selalu dibunyikan untuk membangunkan warga menjelang sahur. Suasana berbeda baru didapat pada malam hari takbiran, dimana gema takbir dengan alunan dulag diselingi dengan permainan rebana dan lantunan sholawat. (*)
Berita Terkait
-
Resmi! Institut Agama Islam Cipasung (IAIC) kini Berubah Nama menjadi Universitas Islam KH Ruhiat (UNIK) Cipasung
-
Mantap! Video Viral Nyumbang Sepatu untuk Teman Sekelas di SMPN 3 Kota Tasikmalaya Berbuah Penghargaan dari Walikota Tasik
-
10 SMA Terbaik di Tasikmalaya, Termasuk SMA 1 Tempat Nicke Widyawati Direktur Pertamina Sekolah
-
Wajib Dicoba! Ini 5 Rekomendasi Mie Bakso Enak dan Terfavorit di Kota Baso Tasikmalaya, Mulai dari yang Legendaris hingga Rajanya Bakso Urat
-
Tol Getaci Bikin Tasikmalaya dan Garut Kebanjiran Investor, Lihat Mall dan Hotel di Dua Kota Ini Berkembang Pesat
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
PT KAI Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun Kertapati saat CFD Ampera Minggu Pagi
-
5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hentak Panggung Hammersonic 2026, Vokalis Speed Takjub Lihat Ribuan Hardcore Jakarta
-
Penyelundupan 1.532 Burung dalam Kardus Bekas Digagalkan di Tol Bakter
-
Dituduh Jual Skincare Merkuri, Heni Sagara Seret Buzzer hingga ke Pengadilan
-
Dochi Perkenalkan 'Senjata Baru' Pee Wee Gaskins di Hammersonic 2026, Keyboardist Pindah Haluan
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Milos Raickovic Ungkap Makna Selebrasi Saat Persebaya Menang 4-0 atas PSBS Biak