- Gempa magnitudo 6,7 mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) dan merusak 787 unit rumah warga.
- Bencana tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia serta menyebabkan 55 warga lainnya mengalami luka ringan hingga berat.
- Pemerintah Kabupaten Sigi telah menyalurkan bantuan darurat serta mempercepat proses pendataan kerusakan bangunan di 17 desa terdampak.
Suara.com - Dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, terus bertambah. Pemerintah Kabupaten Sigi mencatat sebanyak 787 rumah mengalami kerusakan, sementara satu warga meninggal dunia dan puluhan lainnya terluka.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sigi Henri Kusuma mengatakan hingga Selasa (16/6/2026) malam, sedikitnya 17 desa di lima kecamatan terdampak cukup parah akibat gempa tersebut.
"Data sementara hingga malam ini terdapat 17 desa yang tersebar di lima Kecamatan yakni Sigi Kota, Palolo, Nokilalaki, Tanambulava dan Lindu yang terdampak parah akibat gempa bumi," kata Henri di Sigi.
Dari hasil pendataan sementara, sebanyak 707 rumah mengalami rusak ringan, 68 rumah rusak sedang, dan 12 rumah rusak berat.
Selain kerusakan bangunan, gempa juga menimbulkan korban jiwa dan luka-luka. BPBD mencatat total warga terdampak mencapai 912 kepala keluarga dengan 1.412 jiwa.
"Jadi ada satu warga meninggal dunia, 42 orang luka ringan dan 13 warga luka berat. Semua korban sudah ditangani tim kesehatan dari puskesmas serta RSUD Torabelo," sebutnya.
Sementara itu, Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae memastikan penanganan bagi masyarakat terdampak, khususnya di Desa Kamarora A dan Kamarora B, Kecamatan Nokilalaki, dilakukan secara optimal.
"Saya sudah kumpulkan kepala OPD teknis terkait guna mempercepat langkah-langkah pemulihan di wilayah terdampak bencana gempa bumi," ucap Rizal.
Ia juga memerintahkan BPBD, kepala desa, dan camat untuk segera menyelesaikan pendataan kerusakan rumah.
Baca Juga: Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?
"Kami memerintahkan BPBD, kades dan camat untuk bersinergi dalam menyelesaikan data kerusakan rumah dalam waktu 1x24 jam," ujarnya.
Selain pendataan, pemerintah daerah mulai menyalurkan bantuan darurat kepada warga terdampak.
"Kami juga sudah mulai mendistribusikan makanan, air bersih, dan pendirian tenda darurat di Kecamatan Nokilalaki dan Palolo," kata Rizal.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya pada Selasa pukul 10.27 WIB.
BMKG mengonfirmasi episentrum gempa berada di darat pada koordinat 1,13 derajat Lintang Selatan dan 120,23 derajat Bujur Timur, atau sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Gempa tersebut dirasakan kuat di sejumlah wilayah dan menyebabkan kerusakan di Kabupaten Sigi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Laporan Intelijen Amerika: Selat Hormuz di Bawah Kendali Penuh Iran, Bisa Buka Tutup Kapan Saja
-
Bukan Warga Nekat! Satpol PP Ungkap Sosok Orang 'Penting' yang Viral Berenang di Kolam Bundaran HI
-
Waspada Macet! Ada 5 Titik Demo di Jakarta Hari Ini
-
Aksinya Terekam Video! Pria di Penjaringan Ditangkap usai Cabuli Anjing di Toko Hewan
-
Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia, Masuk Kategori Tidak Sehat
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?