SuaraTasikmalaya.id – Aktor, Verrell Bramasta menangis saat ditanya soal trauma terbesar yang pernah dialami dalam hidupnya.
Anak Venna Melinda itu mengakui bahwa dirinya nyaris mengakhiri hidup saat masih duduk di bangku SMA.
Hal itu diungkapkan Verrell Bramasta saat menjadi bintang tamu perdana di program acara yang dibuat Natasha Wilona, iWill Spill The Tea.
Natasha Wilona mengajukan beberapa pertanyaan. Salah satunya perihal trauma terbesar yang pernah dialami Verrell.
Kemudian, Verrell menceritakan bahwa titik terendah dalam hidupnya adalah saat orang tuanya memutuskan bercerai.
“Ini salah satu pengalaman hidup yang pada saat itu titik terendah aku banget. Jadi pada saat itu tuh mamah papahku kan tiba-tiba pisah,” kata Verrell seperti dikutip dari kanal YouTube iWill Network, Sabtu (25/3/2023).
Saat itu Verrell sempat tinggal bersama sang ibu dan tidak diperbolehkan bertemu ayahnya, Ivan Fadilla.
Akhirnya, Verrell berusaha menerima keadaan. Di samping itu, ia tetap berusaha menyimpan memori indah bersama keluarganya yang ada di dalam sebuah album foto. Sayang, album tersebut hilang entah kemana.
Setelah beberapa bulan tidak bertemu, Verrell pun mendatangi kediaman sang ayah.
Baca Juga: Luis Milla Apresiasi Kerja Keras Persib bandung, Milla: Tim Bermain dengan Penuh Semangat
“Aku nanya ke pos satpam ada yang namanya bapak ivan ngga disini?,” kata Verrall.
“Yaudah terus ditelpon terus papahku ngomong. Papahku ngomong halo. Aku bilang..,” belum selesai melanjutkan ceritanya, Verrell langsung meneteskan air mata.
“Hmmm kenapa jadi sedih kalo cerita gini,” katanya.
Sambil menahan tangis, Verrell meneruskan ceritanya. Usai bertemu dengan sang ayah, Verrell bertengkar dengan ibunya. Ia merasa hal-hal yang dilakukannya serba salah.
“Sampe ngerasa kayak yaudahlah, aku ngerasa kayak aku udah ngelakuin semuanya dengan baik aku coba kuat tapi kok masih salah terus gitu. Sampe akhirnya yaudah aku kayak buat apa aku hidup kalo aku salah terus,” ujarnya.
Terlepas dari pengalaman menyedihkan itu, Verrell tetap bersyukur atas kehadiran keluarga di sampingnya.
Berita Terkait
-
Natasha Wilona Keceplosan Ucap Kata Ini Langsung Dicubit Verrel Bramasta: Sumpah Itu Jelek
-
Anti KDRT! Sunan Kalijaga Bakal Absen dari Sidang Kasus Ferry Irawan Vs Venna Melinda
-
Ferry Irawan Tegaskan Tak Ada KDRT, Hotman Paris: Mana Ada Tersangka Ngaku
-
Mulai Rajin Salat Istikharah, Verrell Bramasta Bicara Kemungkinan Menikah dengan Natasha Wilona
-
Venna Melinda Optimis Akan akan Kalahkan Ferry Irawan di Kasus KDRT, Hotman Paris Sindir Kelakuan Ibunda Ferry Irawan
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Jakarta Pertamina Enduro Sikat Electric PLN 3-0, Servis Mematikan Jadi Kunci Kemenangan
-
Peringkat Kredit Indonesia di Moodys Tetap Baa2, Alarm Bagi Kepercayaan Investor?
-
Review Film Warrior (2011): Drama Keluarga Mengharukan di Balik Ring MMA
-
Persib Bandung Gaet Sergio Castel: 5 Poin Penting Rekrutan Anyar Pangeran Biru
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
DPR RI Awasi Pengembangan Kawasan Wisata di Area Rencana Proyek Giant Sea Wall
-
Waspadai Malut United, Bojan Hodak Sesumbar Siapkan Kejutan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
Media Italia Bongkar Isi Pembicaraan Jay Idzes dengan John Herdman