/
Sabtu, 25 Maret 2023 | 10:08 WIB
Verrell Bramasta menangis ditanya trauma terbesar dalam hidup. (Instagram/ @bramastavrl)

SuaraTasikmalaya.id – Aktor, Verrell Bramasta menangis saat ditanya soal trauma terbesar yang pernah dialami dalam hidupnya.

Anak Venna Melinda itu mengakui bahwa dirinya nyaris mengakhiri hidup saat masih duduk di bangku SMA.

Hal itu diungkapkan Verrell Bramasta saat menjadi bintang tamu perdana di program acara yang dibuat Natasha Wilona, iWill Spill The Tea.

Natasha Wilona mengajukan beberapa pertanyaan. Salah satunya perihal trauma terbesar yang pernah dialami Verrell.

Kemudian, Verrell menceritakan bahwa titik terendah dalam hidupnya adalah saat orang tuanya memutuskan bercerai.

“Ini salah satu pengalaman hidup yang pada saat itu titik terendah aku banget. Jadi pada saat itu tuh mamah papahku kan tiba-tiba pisah,” kata Verrell seperti dikutip dari kanal YouTube iWill Network, Sabtu (25/3/2023).

Saat itu Verrell sempat tinggal bersama sang ibu dan tidak diperbolehkan bertemu ayahnya, Ivan Fadilla.

Akhirnya, Verrell berusaha menerima keadaan. Di samping itu, ia tetap berusaha menyimpan memori indah bersama keluarganya yang ada di dalam sebuah album foto. Sayang, album tersebut hilang entah kemana.

Setelah beberapa bulan tidak bertemu, Verrell pun mendatangi kediaman sang ayah.

Baca Juga: Luis Milla Apresiasi Kerja Keras Persib bandung, Milla: Tim Bermain dengan Penuh Semangat

“Aku nanya ke pos satpam ada yang namanya bapak ivan ngga disini?,” kata Verrall.

“Yaudah terus ditelpon terus papahku ngomong. Papahku ngomong halo. Aku bilang..,” belum selesai melanjutkan ceritanya, Verrell langsung meneteskan air mata.

“Hmmm kenapa jadi sedih kalo cerita gini,” katanya.

Sambil menahan tangis, Verrell meneruskan ceritanya. Usai bertemu dengan sang ayah, Verrell bertengkar dengan ibunya. Ia merasa hal-hal yang dilakukannya serba salah.

“Sampe ngerasa kayak yaudahlah, aku ngerasa kayak aku udah ngelakuin semuanya dengan baik aku coba kuat tapi kok masih salah terus gitu. Sampe akhirnya yaudah aku kayak buat apa aku hidup kalo aku salah terus,” ujarnya.

Terlepas dari pengalaman menyedihkan itu, Verrell tetap bersyukur atas kehadiran keluarga di sampingnya.

Load More