SuaraTasikmalaya.id – Puasa di bulan Ramadhan merupakan ibadah yang wajib dilakukan umat muslim, namun terdapat beberapa kategori umat yang diperbolehkan untuk tidak berpuasa.
Seperti anak yang belum baligh, ibu hamil dan menyusui, orang tua renta, pekerja berat, serta mereka yang sakit.
Ketentuan ini dibuat karena mereka dianggap tidak mampu menjalankan ibadah puasa. Bahkan dikhawatirkan akan memicu kondisi yang tidak baik, terutama bagi mereka yang sedang sakit.
Terdapat beberapa pandangan yang berbeda terkait golongan orang sakit yang diperbolehkan untuk tidak bepuasa.
Dalam sebuah tafsir dijelaskan beberapa pendapat tentang golongan sakit yang dimaksud, yang pertama menyebutkan bahwa semua jenis sakit baik itu sakit ringan ataupun berat diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Namun, pendapat ini tidak wajib untuk diikuti.
Selain itu, ada pandangan lain yang menyebutkan bahwa golongan orang sakit yang diperbolehkan untuk tidak berpuasa adalah mereka yang merasa kesulitan sehingga tidak dapat menjalankan puasa dengan maksimal.
Bahkan, apabila dengan berpuasa dapat memperparah penyakitnya, wajib hukumnya bagi mereka untuk berbuka dan haram untuk berpuasa.
Contohnya, orang-orang yang sangat dianjurkan mengonsumsi obat untuk kesehatannya.
Namun, setelah sehat dan kuat untuk menjalankan puasa, wajib bagi mereka untuk membayar hutang puasa pasca Ramadhan.
Jadi kesimpulannya, terdapat dua pandangan tentang golongan orang yang diperbolehkan untuk tidak berpuasa.
Tetapi yang paling utama adalah orang-orang yang memiliki penyakit serius, sehingga dapat membahayakan dirinya apabila tetap berpuasa. (*)
Berita Terkait
-
Indahnya Keberagaman, Buka Puasa Bersama di Vihara Dharma Bhakti
-
Kembali Bermaksiat Setelah Taubat Apakah Akan Diampuni Allah? Ini Kata Ustadz Adi Hidayat
-
Jadwal Buka Puasa Pekanbaru dan Sekitarnya Hari Ini Minggu 2 April 2023
-
Raih Keberkahan, Ini Keutaman Salah Tarawih Pada 10 Malam Pertengahan Bulan Ramadhan
-
Apakah Melihat Aurat Membatalkan Puasa? Berikut Penjelasan Ustadz Adi Hidayat
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pep Guardiola Minta Manchester City Tak Cepat Puas Usai Raih Dua Gelar Domestik
-
Horor Jelang Piala Dunia 2026, 10 Orang Tewas Ditembak Brutal di Meksiko
-
Paradoks Demokrasi: Mengapa Pemimpin Militer Berisiko bagi Indonesia?
-
The Screwtape Letters: Saat Iblis Mengajari Cara Menyesatkan Manusia
-
Gegara Upah Guru Meksiko Mengamuk Ancam Akan Ganggu Piala Dunia 2026
-
BRK Syariah Buka Lowongan Komisaris Utama, Komisaris Independen hingga Direksi
-
Veda Ega Pratama Bertahan di Lima Besar Klasemen Moto3 2026 Usai Seri Catalunya
-
Mario Suryo Aji Turun ke Posisi 24 Klasemen Moto2 2026 Usai Absen di Catalunya
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Ukir Sejarah, Juara AVC Men's Champions League 2026
-
Kopi Premium di NOB BSD Kini Cuma Rp20 Ribu, BRI Bocorin Cara Dapatnya